• Senin, 31 Agustus 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Menghujat Nabi Muhammad di Facebook, Warga Pakistan Dihukum Mati

Redaksi

Selasa, 13 Juni 2017 23:36:53 WIB
Cetak
Menghujat Nabi Muhammad di Facebook, Warga Pakistan Dihukum Mati
Taimoor Raza, warga Pakistan dihukum mati karena menghujat Nabi Muhammad di Facebook. Foto/Istimewa

INHILKLIK.COM, LAHORE - Pengadilan anti-terorisme Pakistan telah menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria yang diduga melakukan penghujatan di Facebook. Putusan ini adalah untuk pertama kalinya seseorang telah diberi hukuman mati karena menghujat di media sosial.

Hukuman mati yang dijatuhkan kepada Taimoor Raza, 30, sejalana dengan tindakan tegas pemerintahan Perdana Menteri Nawaz Sharif atas penghujatan di media sosial seperti dikutip dari Reuters, Senin (12/6/2017).

Penghujatan adalah topik yang sangat sensitif di Pakistan yang berpenduduk mayoritas Muslim, di mana menghina Nabi Muhammad adalah sebuah kejahatan dimana puluhan orang duduk di barisan kematian. Bahkan hanya tuduhan saja cukup untuk memicu kegemparan massal dan keadilan massa.

Shafiq Qureshi, Jaksa penuntut umum di Bahawalpur, sekitar 500km selatan ibukota provinsi Lahore, mengatakan bahwa Raza dihukum karena diduga membuat komentar yang menghina terhadap Nabi Muhammad, istri dan sahabatnya.

"Pengadilan anti terorisme di Bahawalpur telah memberinya hukuman mati. Ini adalah hukuman mati pertama dalam kasus yang melibatkan media sosial," kata Qureshi.

Sangat jarang sebuah pengadilan kontra-terorisme mendengar kasus penghujatan, namun pengadilan Raza termasuk dalam kategori ini karena lembaran tuduhannya mencakup pelanggaran anti-terorisme yang terkait dengan pidato kebencian.

Qureshi mengatakan bahwa Raza ditangkap setelah memperdengarkan materi penghinaan yang menghujat dan membenci di teleponnya di sebuah pemberhentian bus di Bahawalpur, di mana seorang petugas anti-terorisme menangkapnya dan menyita teleponnya. Materi yang diperoleh dari telepon menyebabkan hukuman terhadap Raza.

"Sidang dilakukan di penjara Bahawapur dengan keamanan yang ketat," kata Qureshi

Qureshi menambahkan bahwa Raza adalah anggota komunitas minoritas Syiah dan di pengadilan dia dituduh menyebarkan "ucapan kebencian" terhadap sekte Deobani, yang menganut aliran Islam Sunni yang ketat.

Hubungan antara Syiah dan mayoritas komunitas Sunni berkobar di Pakistan, dengan beberapa kelompok ekstrimis Sunni seperti Lashkhar-e-Janghvi mencoba mengeksploitasi ketegangan sektarian.

Beberapa insiden kekerasan lainnya yang terkait dengan tuduhan penghujatan telah membuat kelompok dan aktivis HAM merasa takut dalam beberapa bulan terakhir.

Polisi saat ini sedang menyelidiki lebih dari 20 siswa dan beberapa anggota fakultas sehubungan dengan pembunuhan Mashal Khan, seorang siswa yang dipukuli sampai mati pada bulan April setelah debat tentang agama - sebuah serangan yang mengejutkan negara tersebut.

Sejak itu, parlemen telah membahas penambahan pengamanan terhadap undang-undang penghujatan, sebuah langkah yang dipandang sebagai terobosan di Pakistan di mana para pemimpin politik telah terbunuh karena bahkan mendiskusikan perubahan.

Karena keyakinan penghujatan Raza berada di bawah pengadilan anti-terorisme, dia akan dapat mengajukan banding atas hukumannya di Pengadilan Tinggi dan kemudian di Mahkamah Agung.

Setidaknya ada 67 pembunuhan atas tuduhan yang belum terbukti sejak tahun 1990, menurut data dari sebuah pusat penelitian dan catatan independen yang disimpan oleh Reuters. (sindo)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PT GIN dan Kelompok Tani Ternak Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Masyarakat Tanjung Simpang
30 Agustus 2026
Semarak MOKA 2026, STIKes Husada Gemilang Sambut Generasi Baru Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-5 dan Maulid Nabi
29 Agustus 2026
PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan
26 Agustus 2026
Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
22 Agustus 2026
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
22 Agustus 2026
Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi
21 Agustus 2026
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
14 Agustus 2026
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
04 Agustus 2026
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
01 Agustus 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
26 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Semarak MOKA 2026, STIKes Husada Gemilang Sambut Generasi Baru Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-5 dan Maulid Nabi
  • 2 PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan
  • 3 Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
  • 4 Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
  • 5 Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi
  • 6 Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
  • 7 Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network