PILIHAN
Para Petani Inhil Risau, Lahan Kerap Terbakar
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) khawatir tidak adanya turun hujan.
Saat ini, para petani kelapa melapotkan lahan perkebunan kelapa yang mereka tanami dilanda kebakaran dan mengakibatkan pohon mereka menjadi korban kebakaran lahan.
"Kalau musim kemarau datang, kami risau, risau terjadi kebakaran lahan seperti saat ini," Ungkap Warga Kecamatan Gaung, Sidi, Jumat (4/9).
Kebakaran lahan yang terjadi ini, lanjutnya, apalagi di lahan gambut sangat susah dipadamkan. Karena apinya menyala di bagian bawah permukaan tanah, dan hanya nampak asap saja di permukaan kawasan yang terbakar tersebut.
"Pemadamannya sangat susah, apalagi hanya menggunakan sprayer manual dan semprotan selang dari mesin air kecil. Kecuali ada hujan kemungkinan baru bisa padam," Sebutnya.
Kebakaran lahan perkebunan kelapa ini, terkadang memang bukan dipicu faktor kesengajaan, tapi saban tahunnya saat kemarau, lahan dan rerumputan menjadi kering dan mudah terbakar, apalagi ada warga yang tak sengaja membuang puntung rokok dan menyalakan api untuk keperluan tertentu, dapat dengan mudah memicu terjadinya kebakaran lahan perkebunan ini.
"Kami harapkan permasalahan ini menjadi perhatian Pemkab Inhil untuk membantu memadamkan kebakaran ini, karena kalau tidak kami hanya pasrah menunggu turunnya hujan," sebut petani dari Kecamatan Tembilahan. (Ade/pic
Saat ini, para petani kelapa melapotkan lahan perkebunan kelapa yang mereka tanami dilanda kebakaran dan mengakibatkan pohon mereka menjadi korban kebakaran lahan.
"Kalau musim kemarau datang, kami risau, risau terjadi kebakaran lahan seperti saat ini," Ungkap Warga Kecamatan Gaung, Sidi, Jumat (4/9).
Kebakaran lahan yang terjadi ini, lanjutnya, apalagi di lahan gambut sangat susah dipadamkan. Karena apinya menyala di bagian bawah permukaan tanah, dan hanya nampak asap saja di permukaan kawasan yang terbakar tersebut.
"Pemadamannya sangat susah, apalagi hanya menggunakan sprayer manual dan semprotan selang dari mesin air kecil. Kecuali ada hujan kemungkinan baru bisa padam," Sebutnya.
Kebakaran lahan perkebunan kelapa ini, terkadang memang bukan dipicu faktor kesengajaan, tapi saban tahunnya saat kemarau, lahan dan rerumputan menjadi kering dan mudah terbakar, apalagi ada warga yang tak sengaja membuang puntung rokok dan menyalakan api untuk keperluan tertentu, dapat dengan mudah memicu terjadinya kebakaran lahan perkebunan ini.
"Kami harapkan permasalahan ini menjadi perhatian Pemkab Inhil untuk membantu memadamkan kebakaran ini, karena kalau tidak kami hanya pasrah menunggu turunnya hujan," sebut petani dari Kecamatan Tembilahan. (Ade/pic
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







