PILIHAN
Rapat dengan Gubernur, Bupati Wardan Keluhkan Kondisi Jalan di Inhil
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kondisi jalan di Kabupaten Indragiri Hilir masih menjadi persoalan yang utama. Jangankan jalan-jalan penghubung antar kecamatan dan penghubung desa, ruas jalan Provinsi dan Nasional yang berada di dalam Kota Tembilahan saja rusak.
Bupati Indragiri Hilir, Wardan menyebut kondisi setengah dari jalan Provinsi dan nasional di kabupaten 'Negeri Seribu Parit' dalam kondisi rusak dan rusak berat.
Hal itu disampaikan Bupati Wardan dalam Rapat Koordinasi Gubri dan Instansi Vertikal, Forkopimda bersama Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau di Balai Serindit, Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin 28 Nopember 2016.
"Jalan provinsi 55,56 persen dalam kondisi rusak berat. Sedangkan, jalan nasional di Inhil dalam kondisi rusak berat 58 persen," sebutnya.
Sementara itu, Akmal, Warga Desa Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka merasa prihatin dengan kondisi jalan yang ada di Inhil, khususnya jalan penghubung dari Sungai Luar menuju Teluk Pinang.
"Entah kenapa persoalan jalan selalu menjadi masalah yang tak kunjung teratasi. Contoh jalan sungai luar teluk pinang, sudah rusak lama dan sering pemerintah berusaha memperbaiki namun tidak kunjung bagus," sebutnya.
Untuk tahun ini saja, ada 4 paket yang masing-masing bernilai puluhan miliar, namun harapan masyarakat masih suram.
"Persoalannya meski ada uang, pengerjaan dilapangan yang jadi masalah. Harapannya kedepan Pemkab Inhil lebih getol mencari uang dari Pemprov dan pusat serta selektif saat memilih rekanan kontraktor," harapnya. (ADV)
Bupati Indragiri Hilir, Wardan menyebut kondisi setengah dari jalan Provinsi dan nasional di kabupaten 'Negeri Seribu Parit' dalam kondisi rusak dan rusak berat.
Hal itu disampaikan Bupati Wardan dalam Rapat Koordinasi Gubri dan Instansi Vertikal, Forkopimda bersama Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau di Balai Serindit, Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin 28 Nopember 2016.
"Jalan provinsi 55,56 persen dalam kondisi rusak berat. Sedangkan, jalan nasional di Inhil dalam kondisi rusak berat 58 persen," sebutnya.
Sementara itu, Akmal, Warga Desa Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka merasa prihatin dengan kondisi jalan yang ada di Inhil, khususnya jalan penghubung dari Sungai Luar menuju Teluk Pinang.
"Entah kenapa persoalan jalan selalu menjadi masalah yang tak kunjung teratasi. Contoh jalan sungai luar teluk pinang, sudah rusak lama dan sering pemerintah berusaha memperbaiki namun tidak kunjung bagus," sebutnya.
Untuk tahun ini saja, ada 4 paket yang masing-masing bernilai puluhan miliar, namun harapan masyarakat masih suram.
"Persoalannya meski ada uang, pengerjaan dilapangan yang jadi masalah. Harapannya kedepan Pemkab Inhil lebih getol mencari uang dari Pemprov dan pusat serta selektif saat memilih rekanan kontraktor," harapnya. (ADV)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








