PILIHAN
Berani Jadi Pahlawan (Refleksi 70 Tahun Kemerdekaan)
![]() |
| Abdul Malik Al-Munir |
(Putra kelahiran Indragiri Hilir, Ketua Ikatan Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga)
Tanggal 17 agustus menjadi tanggal yang sakral dibangsa ini, betapa tidak ditangggal itulah bangsa ini diprolamaksirkan sebagai bangsa yang berdaulat, lepas dari tirani penjajah. Bangsa yang boleh dengan sendiri mengatur tata kelola kehidupannya. Sebuah kemerdekaan sudah barang tentu diraih dengan perjuangan disana pasti terdapat pengorbanan, dan disetiap perjuangan dan pengorbanan pasti ada pelakunya yang sering kita sebut dengan PAHLAWAN.
Ya Pahlawanlah orang yang sangat berjasa disebalik kemerdekaan ini, merekalah yang tulus ikhlas mengorbankan apa yang mereka miliki sehingga kemerdekaan itu dapat diraih. Apa dan siapa sih sebenarnya Pahlawan itu? Pahlawan terambil dari bahasa sanskerta; phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara dan agama, atau dalam kamus besar bahasa Indonesia diberi pengertian orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.
Melihat dari dua pengertian diatas tentu sudah dapat dipastikan bahwa setiap orang berpeluang untuk menjadi PAHLAWAN. Maka seorang pahlawan dapat hadir kapan pun dan dimana pun, dan keberadaannya sangat diperlukan. Memang kemerdekaan sudah diraih dari tirani penjajah, namun masih banyak pekerjaan rumah negeri ini yang membutuhkan Pahlawan, Pahlawan kemerdekaan di 70 tahun silam sudah membaktikan dirinya sehingga mereka dapat mempersembahkan kemerdekaan.
Di 70 tahun kemerdekaan bangsa ini, kita patut berterimakasih kepada para pahlawan seraya bersyukur atas pencapaian kita sampai pada titik 70 tahun ini, namun secara realita kita bisa katakan bahwa bangsa ini masih belum mampu menghadirkan nilai kesejahteraan bagi rakyatnya. Betapa tidak himpitan ekonomi, dan masalah lainya belum dapat ditata dengan baik. Oleh sebab itu maka tidak bisa tidak kita memerlukan pahlawan-pahlawan yang dengan ketulusannya mengeluarkan yang terbaik dalam dirinya untuk kemudian dipersembahkan bagi khalayak ramai dinegeri ini.
Lantas, apa syarat yang dibutuhkan untuk menjadi pahlawan? Sebenarnya syarat utamanya adalah mengikrarkan diri dalam keberanian menjadi pahlawan. Berani dalam hal menunjukkan sikap pengorbanan dan pengabdian. Maka seorang pahlawan akan bertanya apa yang dapat saya berikan buat bangsa ini?, bukan sebaliknya apa yang dapat saya KERUK dari bangsa ini?. Seorang pahlawan akan berkata "aku akan tulus berjuang untuk bangsaku dan bukan bangsa-ku (kantong-ku)".
Siapapun akan berkata negeri ini adalah negeri yang besar dengan berjuta potensi, namun lagi-lagi negeri ini masih belum mampu sejahtera. Itu karena nilai pengabdian dan pengorbanan seorang pahlawan belum terhujam didada anak negeri ini. Ingat sekali lagi, setiap orang berpotensi menjadi pahlawan, baik dalam radius kecil maupun besar, berbahagialah mereka yang diberi peluang menjadi pahlawan dalam radius besar sebut saja Presiden, para Kepala daerah, wakil rakyat, konglomerat dan lainnya. Taktkala mereka mampu untuk menjadi pahlawan maka disitulah nilai mereka akan terangkat, dan usia mereka akan panjang meski jasad sudah tebaring di pemakaman.
Diakhir tulisan ini, saya pribadi mengajak, kepada siapa saja dari elemen bangsa ini, yang sudah minum air Indonesia, yang sudah makan dari hasil tanah Indonesia, yang sudah menghirup udara Indonesia, tanpa membedakan ras, suku agama dan lainnya untuk bersama menjadikan diri PAHLAWAN. Berterimakasihlah kepada negeri ini, dekap dan perjuangkanlah pertiwi ini, kalau bukan KITA siapa lagi. Jangan berharap negeri lain yang menyelesaikan masalah negeri kita. Terakhir saya tutup dengan ungkapan dari pengasuh Pondok pesantren kenamaan "HIDUP SEKALI HIDUPLAH YANG BERARTI". Dirgahayu Bangsaku, Jayalah Negeriku. (*)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








