• Selasa, 02 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Kisah Perempuan Pengantar Makanan Zaman Perang Yang Terlupakan

Redaksi

Jumat, 18 Agustus 2017 14:26:00 WIB
Cetak
Kisah Perempuan Pengantar Makanan Zaman Perang Yang Terlupakan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia selalu merayakan dengan rangkaian upacara dan perlombaan.

Namun, kita harus tetap ingat bahwa kemerdeakaan Indonesia tak pernah lepas dari jasa para pahlawan.

Akan tetapi, pahlawan bukan saja mereka yang mengangkat senjata dan berjuang di medan perang. Ada banyak sosok pahlawan lain yang jasanya sangat luar biasa meski yang mereka melakukannya di "balik layar".

Salah satunya adalah Luh Candra Asih, wanita yang kini berusia 94 tahun merupakan salah satu sosok yang berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Ninik Luh Ayu memang tidak ikut terjun di medan perang untuk melawan penjajah. Tapi perannya sangat penting dan dibutuhkan oleh pejuang kemerdekaan.

Nenek yang kini tinggal di lingkungan Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung, Buleleng Bali, dulunya adalah seorang pengantar makanan di zaman perang. 

Seperti yang dilansir dari merdeka.com, dulu ia bersama kelompok juru masak lainnya bertugas membawa makanan ke pejuang yang bersembunyi di balik Bukit Buleleng.

Bertugas Jadi Pengantar Makanan. Di usianya yang masih belasan kala itu, Luh Ayu ikut membantu membawakan makanan untuk para pejuang perang kemerdekaan. Membawa beras sepikul menuju posko jelas bukan hal yang mudah. Perjalanan itu harus dilakukan dengan hati-hati agar tak tertangkap penjajah, belum lagi dengan ancaman begal atau perampok di hutan.

Setibanya di posko, ia akan menunggu masakan selesai bersama dengan remaja lainnya. Baru setelah itu, ia akan pulang dengan dikawal dua pejuang. 

Luh Ayu sendiri merupakan satu dari banyaknya pejuang lain yang merasakan beratnya perjuangan di masa penjajahan Jepang.

"Ingat ninik waktu orang teriak-teriak merdeka sudah umur 20-an tahun. Ninik bawa beras ke posko terus bawa makanan ke pejuang yang perang," kenangnya dengan bahasa Bali.

"Kalau mau ke Gigit kan ada monumen patung-patung orang perang. Nah di situ para pejuang bergerilya. Banyak pahlawan mati di sana, ninik jalan sampai 17 kilo bawa nasi," ceritanya lagi. Menjadi Pengantar Makanan di Zaman Perang Banyak Suka Dukanya. Ada banyak suka duka yang dialami Luh Ayu. 

Dia senang bisa membantu para pejuang untuk memberikan tenaga melalui makanan. Hanya saja jika ketahuan para penjajah, tentu ancaman berat bakal diterima. Tugasnya yang mungkin hanya "sebatas mengantar makanan" mungkin terlihat sepele tapi ternyata ada tanggung jawab besar di dalamnya.Made Mertini, putri kandung Luh Ayu menceritakan, ""Ibu dulu kalau bawa makanan itu harus disembunyikan di dalam kayu bakar, itu bolak balik mencari pejuang untuk memberikan makan. Saat balik, kayu bakar itu harus dibawa lagi, biar tidak ketahuan tentara penjajah.

Pernah Diiming-Imingi untuk Meracun Para Pejuang Kemerdekaan?Pengalaman tak menyenangkan juga pernah dialami oleh Luh Ayu. Dia pernah diiming-imingi untuk meracun para pejuang kemerdekaan. Pada akhirnya, Luh Ayu memilih untuk merelakan makanannya dirampas dan dibuang daripada harus mengkhianati para pejuang. Meski saat itu sebenarnya makanan yang sedang dibawanya itu adalah bekalnya untuk mencari kayu bakar.

Pejuang yang Terlupakan Perjuangan Luh Ayu cuma dipandang sebelah mata oleh pemerintah daerah setempat. Ia tak terdaftar sebagai veteran meski dulu ia juga punya andil yang cukup besar untuk mendukung para pejuang kemerdekaan.

Alasannya karena keluarga dinilai cukup mampu, bukan masuk dalam daftar merah atau keluarga kurang mampu.

"Dulu memang ada pendataan, tapi memang tidak ada yang mengurus," kata Mertini. 

Nama Ninik Luh Ayu sempat muncul untuk didaftarkan sebagai Veteran. Namun hingga saat ini masih belum ada pendataan lagi.

Ada keinginan untuk menanyakan, tetapi niat itu diurungkan karena takut dianggap kekurangan dalam hal ekonomi.

"Ya sempat dulu sekitar tahun 1980-an itu, tapi memang tidak ada mengajukan lagi. Ya mudah-mudahan nantinya ada lagi dalam pendataan. Kalau tanya-tanya, sungkan," papar Mertini.

Ninik Luh Ayu mungkin hanya satu dari sekian banyak pejuang kemerdekaan Indonesia yang namanya terlupakan. Tapi jasanya sungguh sangat besar. Kita doakan semoga para pejuang kemerdekaan dilimpahi kesehatan dan kesejahteraan, ya ladies. Jasa mereka jelas sangat luar biasa untuk kemerdekaan Indonesia. (hrc)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PT Bumi Palma Lestari Persada Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Musim Kemarau
02 Juni 2026
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
27 Mei 2026
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
27 Mei 2026
APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
24 Mei 2026
Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
23 Mei 2026
Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
23 Mei 2026
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
22 Mei 2026
Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
22 Mei 2026
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
20 Mei 2026
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
  • 2 Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
  • 3 APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
  • 4 Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
  • 5 Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
  • 6 Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
  • 7 Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network