PILIHAN
153 Ribu Anak di Riau Putus Sekolah
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau hingga saat ini masih mengupayakan kebijakan apa yang perlu dilakukan untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia di Riau.
Saat ini saja, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencatat sebanya 153 ribu anak-anak di Riau dinyatakan putus sekolah. Angka ini sangat fantastis, sekaligus miris. Artinya pemerintah Riau belum berhasil memperbaiki sistem pendidikan di bumi lancang kuning.
Angka ini langsung disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, di hadapan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Anggota DPR RI Komisi X.
"Ini memang memprihatinkan. Makanya kami berharap segera ada solusi bijak dalam mengatasi masalah ini," katanya, Senin (10/08/2015).
Salah satu penyebab tingginya angka anak putus sekolah di Provinsi Riau, kata Kamsol adalah sulitnya akses infrastruktur jalan, serta sarana dan prasarana lain, yang mendukung untuk pengembangan pendidikan di daerah.
"Akses dari rumah ke sekolah sangat tidak memungkinkan," tambahnya.
Dia menambahkan Kondisinya ini tentu saja sangat memprihatinkan. Bagaimana Riau bisa mewujudkan visi-misi 2020 dengan situasi sumber daya manusia yang masih rendah. Padahal, pendidikan dan pengembangan SDM masuk ke dalam salah satu indikator kemajuan suatu daerah.
"Tapi kami akan terus berupaya untuk mengatasi ini," sambungnya. (Melba/bertuahpos)
Saat ini saja, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencatat sebanya 153 ribu anak-anak di Riau dinyatakan putus sekolah. Angka ini sangat fantastis, sekaligus miris. Artinya pemerintah Riau belum berhasil memperbaiki sistem pendidikan di bumi lancang kuning.
Angka ini langsung disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, di hadapan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Anggota DPR RI Komisi X.
"Ini memang memprihatinkan. Makanya kami berharap segera ada solusi bijak dalam mengatasi masalah ini," katanya, Senin (10/08/2015).
Salah satu penyebab tingginya angka anak putus sekolah di Provinsi Riau, kata Kamsol adalah sulitnya akses infrastruktur jalan, serta sarana dan prasarana lain, yang mendukung untuk pengembangan pendidikan di daerah.
"Akses dari rumah ke sekolah sangat tidak memungkinkan," tambahnya.
Dia menambahkan Kondisinya ini tentu saja sangat memprihatinkan. Bagaimana Riau bisa mewujudkan visi-misi 2020 dengan situasi sumber daya manusia yang masih rendah. Padahal, pendidikan dan pengembangan SDM masuk ke dalam salah satu indikator kemajuan suatu daerah.
"Tapi kami akan terus berupaya untuk mengatasi ini," sambungnya. (Melba/bertuahpos)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








