PILIHAN
Di Tembilahan, Teman Bacok Teman, Ini Penyebabnya
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Tindak pindana penganiayaan kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, kali ini menimpa seorang warga parit 8 lorong Cendana, Jalan Grilya, Tembilahan Hulu.
Motif kejadian ini belum diketahui secara pasti, namun menurut keterangan yang diperoleh dari korban yang bernama Saleh alias Alun mengatakan bahwa dirinya tiba-tiba diserang oleh Gusta (diduga tersangka, red) saat sedang duduk dipangkalan ojek R yang berada di jalan Gerilya parit 8 Kota Tembilahan Kecamatan Tembilahan Hulu.
Korban yang sedang mabuk ini juga mengatakan bahwa pada satu hari sebelumnya, yaitu Minggu (9/8), Ia sempat marah dan memukul pelaku yang kerap melakukan pencurian.
"Dia maling terus, tapi aku dituduh orang. Jadi lebih baik aku hantam," katanya saat berada diruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan, Senin (10/8).
Selain itu, ia juga mengaku pada saat kejadian pembacokan tersebut dirinya tidak menyadari karena dalam kondisi mabuk.
"Saya tidak melihat dia nimpas (bahasa banjar yang artinya membacok), saya juga tidak tahu dia (Gusta) datang dengan siapa," katanya.
Saat ini korban masih menjalankan perawatan diruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan, sementara Gusta yang diduga pelaku pembacokan masih dalam penyelidikan.
Untuk diketahui, korban mengalami luka bacok dibagian lengan kanan, jari tangan akibat menangkis senjata tajam pelaku. (riauone)
Motif kejadian ini belum diketahui secara pasti, namun menurut keterangan yang diperoleh dari korban yang bernama Saleh alias Alun mengatakan bahwa dirinya tiba-tiba diserang oleh Gusta (diduga tersangka, red) saat sedang duduk dipangkalan ojek R yang berada di jalan Gerilya parit 8 Kota Tembilahan Kecamatan Tembilahan Hulu.
Korban yang sedang mabuk ini juga mengatakan bahwa pada satu hari sebelumnya, yaitu Minggu (9/8), Ia sempat marah dan memukul pelaku yang kerap melakukan pencurian.
"Dia maling terus, tapi aku dituduh orang. Jadi lebih baik aku hantam," katanya saat berada diruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan, Senin (10/8).
Selain itu, ia juga mengaku pada saat kejadian pembacokan tersebut dirinya tidak menyadari karena dalam kondisi mabuk.
"Saya tidak melihat dia nimpas (bahasa banjar yang artinya membacok), saya juga tidak tahu dia (Gusta) datang dengan siapa," katanya.
Saat ini korban masih menjalankan perawatan diruang UGD RSUD Puri Husada Tembilahan, sementara Gusta yang diduga pelaku pembacokan masih dalam penyelidikan.
Untuk diketahui, korban mengalami luka bacok dibagian lengan kanan, jari tangan akibat menangkis senjata tajam pelaku. (riauone)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








