• Selasa, 21 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Tiga Kisah Napi Kabur-kaburan Paling Fenomenal

Redaksi

Ahad, 24 September 2017 21:47:09 WIB
Cetak
Tiga Kisah Napi Kabur-kaburan Paling Fenomenal
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan berita kaburnya beberapa narapidana (napi) dari rutan Polres Jakbar. Sebagian diantaranya harus ditembak mati di tempat karena berusaha melawan petugas saat dilakukan penangkapan kembali. Namun ada lho kisah napi kabur-kaburan yang lebih heboh hingga menggemparkan dunia dan menjadi catatan khusus sejarah kriminalitas dunia karena aksi-aksi unik dan gila yang dilakukan oleh para pelakukannya. Berikut ini beberapa kisah napi kabur-kaburan paling spektakuler dan fenomenal sepanjang sejarah.
 

1. Joseph Bolitho Johns, sering bolak-balik kabur dari penjara hingga Gubernur turun tangan

Joseph Bolitho Jonhs (Photo by Wikipedia)
Juga dikenal sebagai "Moondyne Joe," Joseph Bolitho Johns adalah seorang terpidana Cornish dan salah satu bushranger (residivis) Australia Barat yang paling terkenal. Dia pertama kali ditangkap pada tanggal 15 November 1848, karena mencuri roti, bacon (daging babi yang diasinkan), keju, dan barang-barang lain yang tidak terhitung jumlahnya. Akhirnya, dia dipidana dan dikirim ke koloni hukuman Inggris di Australia Barat. Meski diberi pengampunan bersyarat, dia tertangkap lagi karena mencuri kuda. Dia lolos dari tahanan dan tertangkap lagi.
 
Johns menerima remisi hukuman berkat perilakunya yang baik dan dibebaskan pada bulan Februari 1864. Setahun kemudian, dia ditangkap lagi karena membunuh seekor sapi jantan dan lagi-lagi ia tidak mau mengakui kesalahannya, namun akhirnya tetap dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara. Dia berhasil lolos lagi dengan sejumlah tahanan lain, dan tidak kapok-kapoknya dengan mereka ia kemudian melakukan kejahatan perampokan lagi.
 
Upaya pengejaranpun dilakukan untuk menangkap Johns dan para komplotannya. Beberapa waktu kemudian, satu persatu dari mereka akhirnya berhasil ditangkap  kembali dan Johns dijatuhi hukuman lima tahun di sebuah penjara kelas khusus. Dia dikirim ke Penjara Fremantle, di mana lehernya dirantai dan dimasukkan ke dalam sel "escape-proof" khusus. Pada tanggal 7 Maret 1867, dia berhasil lolos lagi melalui lubang yang dia buat di dinding penjara. Pada tahun 1869, dia berhasil ditangkap lagi karena kasus pencurian anggur, dan dijatuhi hukuman empat tahun tambahan dengan kaki digembok rantai. Namun, setelah mengetahui tentang janji yang dibuat oleh Gubernur bahwa ia akan dibebaskan jika berhasil kabur lagi, hukuman lebih lanjut dianggap tidak adil dan dia dibebaskan tanpa syarat pada tahun 1871.
 
2. Yoshie Shiratori, napi spesialis kabur-kaburan yang bikin geleng-geleng para polisi
Patung monumen Yoshi Shiratori (Photo by Wikipedia)
Pada tahun 1933, seorang pria Jepang bernama Yoshie Shiratori ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan dan perampokan. Pada tahun 1936, dia melarikan diri dari penjara Aomori menggunakan kawat panjang untuk mengambil kunci borgolnya namun segera ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pada tahun 1942, dia melarikan diri lagi dari penjara Akita dengan melewati ventilasi udara langit-langit dan ditangkap dua tahun kemudian. Pada tahun 1944, ia menggunakan mangkuk sup miso sebagai alat untuk melepaskan borgolnya dan akhirnyapun berhasil lolos.
 
Kebebasan Sihratori tidak berlangsung lama. Setelah Perang Dunia II, ia melukai seorang pria yang kemudian meninggal dunia. Dia ditangkap lagi pada tahun 1946, dan Pengadilan Distrik Sapporo menjatuhkan hukuman mati kepadanya. Sambil menunggu eksekusi, dia menggergaji melalui papan lantai selnya dengan lembaran logam yang tajam dan menggali jalan keluar dengan mangkuk. Pada tahun 1948, di usianya yang sudah 41 tahun dan sudah kapok dengan perilakunya, dia mengaku kepada seorang perwira polisi yang memberinya rokok bahwa dia adalah seorang terpidana yang melarikan diri. Dia berjanji tidak akan mencoba lagi untuk melarikan diri dari tahanan. Namun akhirnya dibebaskan pada tahun 1961.
 
3. Choi Gab-bok, ahli yoga yang menyalahgunakan kemampuannya untuk kabur dari penjara
Choi Gab-bok saat ditangkap petugas (Photo by Asiantown)
Pada 12 September 2012, Choi Gap-bok ditangkap karena dicurigai bersalah telah melakukan perampokan dan akhirnya dijebloskan ke dalam penjara di kota Daegu, Korea Selatan. Berkat pengalaman selama 23 tahun menjalani latihan yoga, dia memanfaatkan kemampuannya tersebut untuk melarikan diri diri penjara dengan cara menggunakan salep yang dioleskan ke bagian atas tubuhnya lalu merosot keluar dari lubang makanan sel tahanan yang berukuran 45 cm x 15 cm. Peristiwa itu terjadi di pagi hari pada tanggal 17 September 2012. Hanya butuh waktu 34 detik untuk melenturkan tubuhnya dan keluar dari lubang makanan sel tahanan tersebut. Untuk mengelabuhi petugas, ia meletakkan bantal di bawah selimut sehingga para penjaga akan mengiranya masih tidur. Dia akhirnya tertangkap lagi pada tanggal 22 September, dan ditempatkan di sel khusus dengan lubang makanan yang lebih kecil. (kampungbaca)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 2 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 3 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 4 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 5 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 6 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
  • 7 PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network