• Kamis, 08 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Lingkungan

Gelombang Cinta yang Dulu Mahal dan Kini Tak Ada Harganya

Redaksi

Selasa, 26 September 2017 16:17:05 WIB
Cetak
Gelombang Cinta yang Dulu Mahal dan Kini Tak Ada Harganya

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Mungkin kalian masih ingat dengan tanaman ‘Gelombang Cinta’? Ya, beberapa tahun lalu tanaman satu ini sempat nge-hits banget.

Semua orang jatuh cinta dan pengen menanamnya di rumah. Nggak heran, kalau dahulu harga satu pot tanaman ini bisa sampai miliaran rupiah.

Tingginya harga tanaman tersebut juga bikin para pemilik was-was. Sebab, pada masa populernya Gelombang Cinta, para pencuri nggak lagi fokus emas atau perhiasan, tapi justru mengincar tanaman satu ini.

Bergulirnya waktu, harga Gelombang Cinta ternyata bukannya makin melejit, namun sebaliknya. Yang dulu dipuja-puja, ternyata tak memakan waktu lama.

Saat ini, nasib Gelombang Cinta tak lagi sepopuler dulu. Bahkan, namanya jarang diperbincangkan orang.

Memang, tanaman tersebut masih dijual di beberapa tempat, tapi ya gitu… harganya begitu murah jika dibandingkan dengan dahulu.

Fenomena mengguncang pasar

Gelombang Cinta [image source]

Fenomena yang diciptkan oleh ‘Rajanya’ tanaman hias pada masanya itu mungkin belum menemukan tandingan. Pasalnya, di sekitar tahun 2007, tanaman Anthurium jenmanii kobra berhasil terjual dengan harga Rp 250 juta , sementara Supernova laku hingga Rp 1 miliar.

Kok bisa? Yah, melejitnya nama Gelombang Cinta di tahun 2007 memang di luar dugaan. Menurut Ir. Debora Herlina MS, seorang fisiologi tanaman hias, melejitnya harga Gelombang Cinta bukan dibangun oleh kondisi natural pasar.

Hal itu terjadi karena skenario bisnis yang sudah disiapkan oleh sekelompok pedagang dengan tujuan mencari banyak duit dengan membangun pasar Anthurium yang fenomenal.

Saking mahalnya, banyak juga yang menjual tanaman palsu

Bibit Gelombang Cinta [image source]

Tingginya nilai Gelombang Cinta saat itu juga berjalan beriringan dengan persaingan yang tak sehat, seperti penipuan dan pemalsuan yang tumbuh subur di sekitar masyarakat.

Biasanya, para penjual memalsukan biji atau bibit Gelombang Cinta yang masih baru tumbuh. Di awal-awal pertumbuhan jenis tanaman Anthurium, memang sulit membedakan mana Gelombang Cinta jenis mahal yang asli dan bukan.

Walhasil, harga bisa meningkat hingga tiga kali lipat. Biasanya, orang yang dengan mudah tertipu adalah para kolektor pemula yang masih belum paham benar cara membedakan harga tanaman.

Kemudahan pengembangbiakannya 

Biji Gelombang Cinta [image source]

Salah satu yang membuat tanaman ini memiliki harga yang makin terjun bebas adalah: mudahnya pengembangbiakannya. Cukup dengan mengawinkan tumbuhan jantan dan betina hingga menghasilkan biji.

Nah, bijinya tersebut yang nantinya bisa ditanam. Tanpa ilmu khusus pun, semua orang bisa dengan mudah menanamnya dan berpeluang mendapat hasil yang besar. Gelombang Cinta tak hanya bisa ditanam di tempat outdoor, bahkan dijadikan tanaman hias dalam rumah juga tak masalah.

Namun sayang, mudahnya perkembangbiakan tanaman ini justru membuat Gelombang Cinta nggak lagi dianggap eksklusif.

Lama tak berkabar, harga Gelombang Cinta sekarang murah abis

Pedagang Gelombang Cinta [image source]

Mahalnya harga Gelombang Cinta memang tak bertahan lama. Dari semula yang dipuja, tiba-tiba saja harga tanaman tersebut jatuh drastis. Begitu banyak pebisnis tanaman hias yang langsung bangkrut karena perubahan pasar yang tiba-tiba.

Salah satu kasus miris itu terjadi pada Iriyanti, ia sempat menggadaikan rumahnya sebagai modal berjualan Gelombang Cinta.

Namun sayang, merosotnya harga tanaman membuatnya bangkrut dan seketika kehilangan rumah demi menutup utang-utangnya. Wajar saja, perubahan harga yang awalnya ratusan juta jadi ratusan ribu itu memang bisa membuat pedagang merugi besar.

Terpuruk tapi masih laku

Masih memiliki peminat [image source]

Mengingat harganya yang dulu sempat semiliar, harga Gelombang Cinta saat ini bisa dibilang terpuruk alias murah banget. Meski begitu, bukan berarti bunga ini nggak ada yang meminati. Masih ada kok, beberapa orang yang gemar mengoleksi dan membeli.

Ya memang, tanaman satu ini indah dan mudah dirawat, disiram ngawur pun Gelombang Cinta akan tetap hidup. Beberapa kolektor dan pedagang bahkan yakin kalau Gelombang Cinta nantinya bakal booming lagi.

Hal itu didasari dengan banyaknya peminat baru yang mampu merawat dan membiakkan tanaman tersebut dengan baik.

Kalau memang melejitnya Gelombang Cinta merupakan skenario yang dibuat oleh sekelompok pedagang, pantas saja hasilnya tak bertahan lama.

Kasus yang terjadi pada tanaman fenomenal tersebut, semoga bisa jadi pelajaran bagi kita untuk tidak mudah terbawa arus kepopuleran benda-benda tertentu. Bukankah lebih baik jika kita membeli sesuatu atas dasar kebutuhan dan kecintaan? Setidaknya, kita bisa benar-benar merawatnya tak peduli tengah nge-trend atau tidak.

 

 

Sumber: boombastis


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Lingkungan

Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor

Sabtu, 19 September 2026 - 18:26:18 WIB

PELANGIRAN — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan .

Lingkungan

PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung

Sabtu, 19 September 2026 - 18:04:52 WIB

TEMBILAHAN - PT Guntung Idamannusa (GIN) mengerahkan personel dan sejumlah peralatan pemadam keba.

Lingkungan

PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan

Selasa, 15 September 2026 - 22:27:59 WIB

INDRAGIRI HILIR — PT Guntung Idamannusa (GIN) kembali menunjukkan kepedulianny.

Lingkungan

Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam

Rabu, 02 September 2026 - 23:10:16 WIB

TEMBILAHAN - PT Guntung Idamannusa (PT GIN) mengerahkan tim pemadam kebakaran dan sejumlah perala.

Lingkungan

PT GIN Bergerak Bersama Masyarakat Cegah Karhutla di Desa Binaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:21:33 WIB

Pelangiran – PT Guntung Idamannusa (GIN) terus menunjukkan komitmennya dalam u.

Lingkungan

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Ahad, 26 Juli 2026 - 14:10:33 WIB

MANDAH – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa (PT GIN) bersam.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 2 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 3 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 4 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 5 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 6 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 7 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network