• Kamis, 09 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Terkait Kasus Suap APBD 2015, 8 Pejabat Riau Diperiksa KPK

Redaksi

Selasa, 04 Agustus 2015 21:47:24 WIB
Cetak
INHILKLIK.COM, PEKANBARU – Kasus dugaan suap pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau masih terus diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik KPK melanjutkan proses penyidikan dalam kasus dugaan suap pengesahan APBD Riau tahun 2015 dengan memintai keterangan dari delapan pejabat Riau. Seperti saksi-saksi sebelumnya, pemeriksaan dilaksanakan di Ruang Visualisasi Tugas Kepolisian di Kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru, Jalan Pattimura, Senin (3/8/2015).

Para saksi yang dimintai keterangan adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, M Yafiz serta mantan Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Riau, Ayub Khan. Penyidik KPK juga meminta keterangan dari dua mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau periode 2009-2014, Rusli Effendi dan Supriyati.

Lebih jauh lagi, penyidik juga meminta keterangan dari Kasubag Perlengkapan Sekretariat DPRD Riau, Witno dan tiga orang PNS. Dua dari ketiga PNS tersebut berdinas di DPRD Riau, dan satu lagi berdinas di Bappeda Provinsi Riau. Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan untuk melengkapi berkas tersangka Gubri non-aktif Annas Maamun dan mantan anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjuhari.

Pada pemeriksaan tersebut, M. Yafiz menjadi saksi yang paling lama menjalani pemeriksaan. Dia masuk sekira pukul 09.00 WIB, dan keluar pada pukul 13.40 WIB. Usai menjalani pemeriksaan Yafiz menolak untuk difoto oleh wartawan. "Tidak usahlah foto-foto. Kan tadi sudah (wawancara)," ujar Yafiz.

Sebelum pemeriksaan berakhir, Yafiz sempat istirahat di luar ruang pemeriksaan untuk shlat Dzuhur. Dia menerangkan penyidik KPK meminta sejumlah keterangan terkait pembahasan APBD di eksekutif sebelum diserahkan ke DPRD Riau. Dia juga mengaku diperdengarkan rekaman pembicaraan yang sempat disadap penyidik KPK, namun mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Riau ini enggan menjelaskan secara rinci rekaman apa yang dimaksud.

"Ditanya soal pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Alokasi Prioritas Plafon Anggaran Sementara, red). Ada juga (diperdengarkan rekaman). Soal pembahasan lah," ujarnya.

Ketika ditanya apakah dirinya tahu adanya dugaan suap, Yafiz mengatakan tidak tahu. Pembahasan pemekaran Riau Pesisir menurutnya juga tidak memiliki alokasi anggaran.

"Ditanya apakah ada anggarannya (dalam pembentukan Riau Pesisir, red), tidak ada alokasi anggarannya," lanjutnya.

Sementara itu, mantan Kepala BPKAD Riau, Ayub Kan, datang sebagai saksi. Ayub yang ditemui usai pemeriksaan mengaku dimintai keterangan soal pembahasan APBD Riau 2015 saat itu. Namun dia tidak diperdengarkan rekaman hasil sadapan. "Tidak didengarkan rekaman. Ditanya soal aset dan anggaran internal," jawabnya.

Ayub juga tidak mengetahui tentang adanya dugaan uang suap senilai Rp2 miliar yang diamankan KPK, termasuk adanya isu mengenai perintah pengumpulan uang tersebut oleh Gubernur Riau ketika itu, Annas Maamun.

"Tidak tahu saya soal uang itu. Tidak tahu juga soal sumbang menyumbang untuk anggaran Rp2 miliar itu," katanya sambil berlalu menuju mobil pribadinya meninggalkan SPN Pekanbaru.

Di samping kedua saksi dari kalangan birokrat, KPK juga memeriksa Kasubag Perlengkapan Sekretariat DPRD Riau, Witno dan tiga orang PNS. Dua di antaranya berdinas di DPRD Riau, dan satu berdinas di Bappeda Provinsi Riau. Sementara, dari kalangan legislatif yang diperiksa adalah Supriyati dan Rusli Efendi. Keduanya kala itu menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar).

"Soal pembahasan (APBD Riau tahun 2015). Ya berkaitan dengan APBD," ujar Supriyati singkat. Supriyati telah diperiksa oleh KPK sebanyak dua kali untuk kasus ini. Sebelumnya ia sempat menjalani pemeriksaan di Jakarta.

Sedangkan politisi PPP Rusli Efendi menjelaskan dirinya ditanya pertanyaan yang sama dengan pertanyaan pada dua kali pemeriksaan sebelumnya.

"Masih itu juga pertanyaannya. Yang bikin lama itu kan bukan ditanya, ada jeda kosongnya," ungkap Rusli.

Sebagai catatan, penyidik KPK dalam perkara ini melakukan pemeriksaan untuk dua tersangka, Annas Maamun dan Ahmad Kirjuhari. Pemeriksaan akan berlanjut pada hari ini, Selasa (4/8/2015) dengan agenda pemeriksaan enam orang saksi.

"(Hari ini, red) masih ada juga dari kalangan Dewan," pungkas seorang penyidik KPK usai seluruh saksi menjalani pemeriksaan. (*)


Sumber: Okezone.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 2 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 3 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 4 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 5 Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
  • 6 Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
  • 7 Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network