PILIHAN
Tidak Bermoral, Bapak di Pelangiran Setubuhi Anaknya Hingga Hamil 7 Bulan
INHILKLIK.COM, PELANGIRAN - Entah apa yang merasuki pikiran seorang Bapak berinisial AS (48) di Pelangiran, Indragiri Indragiri Hilir (Inhil), Riau ini, sehingga tega menggauli anak tirinya yang berinisial SH (17) berulangkali.
Aksi bejatnya itu akhirnya terungkap, setelah bibi korban merasa curiga melihat perut korban yang membesar lalu membawa korban untuk diperiksa di salah satu klinik yang berada di Kecamatan Kateman, Minggu (2/8/2015) kemarin.
Dari pemeriksaan itu, diketahuilah bahwa korban sedang hamil 7 bulan. Dan saat sang bibi menanyakan siapa yang membuatnya mengandung di luar nikah itu, akhirnya korban menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya selama 7 bulan terakhir ini.
Seperti yang dijelaskan korban kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Pelangiran, Selasa (4/8/2015), ia pertama kali menjadi korban pelampiasan nafsu sang bapak adalah sekitar Bulan Januari 2015 lalu.
Saat itu, ketika pukul 20.00 WIB, korban sedang bermain dengan adiknya di dalam kamar, tiba-tiba bapak tirinya itu memanggil dan mengajaknya pergi ke dapur.
Sesampainya di dapur, pelaku lalu mengajak korban untuk berhubungan badan, namun korban langsung menolak ajakan itu.
''Pelaku lalu mengancam akan membunuh korban jika tidak menuruti kemauannya itu, ujar Kapolsek Pelangiran, Iptu Ali M Siregar seperti dikutip GoRiau.com.
Setelah mengancam, pelaku langsung menarik baju korban dan membuat korban terjatuh, lalu dengan cepat, pelaku langsung membaringkan korban di lantai dan melucuti pakaian korban kemudian melancarkan aksinya memperkosa anak yang seharusnya dijaganya dengan baik itu.
Perlakuan buruk ternyata diterima korban tidak hanya sampai disitu saja, seminggu kemudian, saat korban tengah tidur di dalam kamarnya, pelaku kembali menyetubuhinya dan tidak lupa mengncam akan membunuh korban jika menolak.
Aksi bapak tiri itu akhirnya terhenti setelah tante korban melaporkan kejahatan tersebut ke Polsek Pelangiran siang tadI (grc)
Aksi bejatnya itu akhirnya terungkap, setelah bibi korban merasa curiga melihat perut korban yang membesar lalu membawa korban untuk diperiksa di salah satu klinik yang berada di Kecamatan Kateman, Minggu (2/8/2015) kemarin.
Dari pemeriksaan itu, diketahuilah bahwa korban sedang hamil 7 bulan. Dan saat sang bibi menanyakan siapa yang membuatnya mengandung di luar nikah itu, akhirnya korban menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya selama 7 bulan terakhir ini.
Seperti yang dijelaskan korban kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Pelangiran, Selasa (4/8/2015), ia pertama kali menjadi korban pelampiasan nafsu sang bapak adalah sekitar Bulan Januari 2015 lalu.
Saat itu, ketika pukul 20.00 WIB, korban sedang bermain dengan adiknya di dalam kamar, tiba-tiba bapak tirinya itu memanggil dan mengajaknya pergi ke dapur.
Sesampainya di dapur, pelaku lalu mengajak korban untuk berhubungan badan, namun korban langsung menolak ajakan itu.
''Pelaku lalu mengancam akan membunuh korban jika tidak menuruti kemauannya itu, ujar Kapolsek Pelangiran, Iptu Ali M Siregar seperti dikutip GoRiau.com.
Setelah mengancam, pelaku langsung menarik baju korban dan membuat korban terjatuh, lalu dengan cepat, pelaku langsung membaringkan korban di lantai dan melucuti pakaian korban kemudian melancarkan aksinya memperkosa anak yang seharusnya dijaganya dengan baik itu.
Perlakuan buruk ternyata diterima korban tidak hanya sampai disitu saja, seminggu kemudian, saat korban tengah tidur di dalam kamarnya, pelaku kembali menyetubuhinya dan tidak lupa mengncam akan membunuh korban jika menolak.
Aksi bapak tiri itu akhirnya terhenti setelah tante korban melaporkan kejahatan tersebut ke Polsek Pelangiran siang tadI (grc)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








