PILIHAN
Kota Tembilahan Alami Inflasi 0,79 Persen
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau menyampaikan pada Juli lalu, Kota Tembilahan mengalami inflasi sebesar 0,79 persen dengan indeks harga konsumen 125,93.
"Inflasi di Tembilahan terjadi karena pengaruh kenaikan harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya indeks kelompok pengeluaran dari kelompok bahan makanan sebesar 1,92 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir Sukarwanto di Tembilahan, Selasa.
Sukarwanto menjelaskan selain kelompok-kelompok itu terdapat juga beberapa kelompok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas, bahan bakar sebesar 0,49 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,66 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga mengalami inflasi sebesar 0,13 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,00 persen.
"Sedangkan untuk kelompok sandang pada Juli lalu mengalami deflasi sebesar 0,13 persen," katanya.
Beberapa komoditas penyumbang Inflasi di Tembilahan di antaranya udang basah sebesar 0,24 persen, cabai merah sebesar 0,12 persen, daging ayam ras sebesar 0,09 persen, bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen, angkutan antar kota sebesar 0,06 persen serta gabungan komoditas lainnya yang mengalami Inflasi sebesar 0,18 persen.
"Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu parfum, tomat sayur, mujair, patin, emas perhiasan, beras dan bawang merah," ujarnya.
Jika dibandingkan, tingkat Inflasi tahun kalender Juli 2015 (Juli 2015 terhadap Desember 2014) yaitu sebesar 1,51 persen dan tingkat Inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014) adalah sebesar 4,75 persen.
"Namun jika dibandingkan dengan kota yang berada di provinsi Riau, pada Juli 2015, ketiga kota IHK di Provinsi Riau mengalami Inflasi yaitu Pekanbaru sebesar 0,57 dengan IHK sebesar 120,99, Inflasi Dumai sebesar 0,78 dengan IHK sebesar 121,77 sedangkan untuk Inflasi Tembilahan sebesar 0,79 dengan IHK sebesar 125,93," paparnya. (adv/antara)
"Inflasi di Tembilahan terjadi karena pengaruh kenaikan harga yang ditunjukkan oleh meningkatnya indeks kelompok pengeluaran dari kelompok bahan makanan sebesar 1,92 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir Sukarwanto di Tembilahan, Selasa.
Sukarwanto menjelaskan selain kelompok-kelompok itu terdapat juga beberapa kelompok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas, bahan bakar sebesar 0,49 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,66 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga mengalami inflasi sebesar 0,13 persen dan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,00 persen.
"Sedangkan untuk kelompok sandang pada Juli lalu mengalami deflasi sebesar 0,13 persen," katanya.
Beberapa komoditas penyumbang Inflasi di Tembilahan di antaranya udang basah sebesar 0,24 persen, cabai merah sebesar 0,12 persen, daging ayam ras sebesar 0,09 persen, bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen, angkutan antar kota sebesar 0,06 persen serta gabungan komoditas lainnya yang mengalami Inflasi sebesar 0,18 persen.
"Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu parfum, tomat sayur, mujair, patin, emas perhiasan, beras dan bawang merah," ujarnya.
Jika dibandingkan, tingkat Inflasi tahun kalender Juli 2015 (Juli 2015 terhadap Desember 2014) yaitu sebesar 1,51 persen dan tingkat Inflasi tahun ke tahun (Juli 2015 terhadap Juli 2014) adalah sebesar 4,75 persen.
"Namun jika dibandingkan dengan kota yang berada di provinsi Riau, pada Juli 2015, ketiga kota IHK di Provinsi Riau mengalami Inflasi yaitu Pekanbaru sebesar 0,57 dengan IHK sebesar 120,99, Inflasi Dumai sebesar 0,78 dengan IHK sebesar 121,77 sedangkan untuk Inflasi Tembilahan sebesar 0,79 dengan IHK sebesar 125,93," paparnya. (adv/antara)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








