PILIHAN
Akibat Kabut Asap, 2.702 Orang di Riau Terserang ISPA
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Riau sejak beberapa bulan terakhir telah berdampak munculnya berbadai penyakit akibat asap.
Salah satu penyakit asap yang dominan diderita masyarakat di Riau saat ini adalah infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).
Kepala Pusat Penangulangan Krisis Kesehatan Dinas Ksehatan Riau, Jon Kenedi dalam keterangannya, Jumat (31/7) kemarin di Pekanbaru menyebutkan, penderita ISPA ini akan merasakan sesak nafas atau sulit bernafas.
“Sejak bulan Maret lalu kami telah mencatat jumlah masyarakat Riau yang terkena ISPA mencapai 2.702 orang. Para penderita ISPA ini terdiri dari anak-anak, orang dewasa sampai usia manula,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah penderita ISPA ini, pihaknya telah membagiklan ribuan masyarakat kepada masyarakat. Masker-masker itu dibagikan secara gratis ke jalan-jalan dan sekolah-sekolah.
Selain membagikan masker, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama musim kabut asap. Ini bertuan untuk mengurangi terhirup udara mengandung asap.
Disebutkannya, selain ISPA, penyakit lainnya yang diderita masyarakat Riau akibat kabut asap ini antara lain iritas kulit sebanyak 344 penderita, iritas mata 162 penderita, pneumonia 84 penderita dan asma 81 penderita.(riaufakta)
Salah satu penyakit asap yang dominan diderita masyarakat di Riau saat ini adalah infeksi saluran pernafasan atas (ISPA).
Kepala Pusat Penangulangan Krisis Kesehatan Dinas Ksehatan Riau, Jon Kenedi dalam keterangannya, Jumat (31/7) kemarin di Pekanbaru menyebutkan, penderita ISPA ini akan merasakan sesak nafas atau sulit bernafas.
“Sejak bulan Maret lalu kami telah mencatat jumlah masyarakat Riau yang terkena ISPA mencapai 2.702 orang. Para penderita ISPA ini terdiri dari anak-anak, orang dewasa sampai usia manula,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah penderita ISPA ini, pihaknya telah membagiklan ribuan masyarakat kepada masyarakat. Masker-masker itu dibagikan secara gratis ke jalan-jalan dan sekolah-sekolah.
Selain membagikan masker, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama musim kabut asap. Ini bertuan untuk mengurangi terhirup udara mengandung asap.
Disebutkannya, selain ISPA, penyakit lainnya yang diderita masyarakat Riau akibat kabut asap ini antara lain iritas kulit sebanyak 344 penderita, iritas mata 162 penderita, pneumonia 84 penderita dan asma 81 penderita.(riaufakta)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








