PILIHAN
Sejarah Masuknya Agama Islam ke Indragiri dari Aceh
“Masuknya Islam ke Indragiri pada masa Raja Narasinga II. Hal ini dibuktikan dengan adanya makam Syekh Abdul Rauf Singkili sebagai autokrasi atau penasehat ritual Raja Narasinga II,” ujar Saharan Staf Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batu Sangkar Wilayah Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau, seperti dilansir merdeka.com.
Raja Narasinga II bergelar Paduka Maulana Sri Sultan Alaudin Iskandar Syah Johar Zikrullah fil Alam adalah sultan yang ke-4 sekaligus sultan pertama yang berada di Indragiri sekitar abad ke-14 hingga ke-15.
“Tiga sultan sebelumnya posisinya tidak di Indragiri namun tinggal dan menetap di Malaka, sedangkan Raja Narasinga II inilah Sultan Indragiri pertama yang menetap di Indragiri makanya disebut Sultan Indragiri yang pertama,” jelas Saharan.
Narasinga dijemput dengan menggunakan rakit kulim oleh Datuk Perpatih Nansabatang ke Malaka, lalu dibawa ke Indragiri, karena di Indragiri tidak ada pemimpin saat itu.
Menurut Saharan, Raja Narasinga II mulai menyebarkan syiar agama Islam di wilayah kekuasaannya yang saat itu belum terbentuk negara Indonesia ataupun Malaysia.
“Kalau dilihat peta sekarang, wilayah kekuasaan Raja Narasinga II itu meliputi Malaka Raya yakni (sebagian wilayah) Malaysia dan Riau, yang dibuktikan dengan munculnya kerajaan Sijori (Singapore Johor Riau) di Daek Lingga kepulauan Riau, sebagai wilayah penyebaran agama Islam oleh Raja Narasinga II bersamaan dengan Raja dan ulama lainnya,” terang Saharan.
Menurut Saharan, dalam menyebarkan agama Islam, Raja Narasinga mengembangkan ajaran Tarikat Sattariyah bersama Syekh Abdul Rauf Singkili. Ajarannya menekankan pada kepada Islam, Iman dan Ihsan.
“Ajarannya kuat iman kuat taat, kuat taat kuat syariat, kuat syariat kuat hakikat, dan kuat hakikat kuat maarifat, itu merupakan pendalaman ajaran agama Islam versi Syekh Abdul Rauf sebagai penasehat ritual Raja Narasinga II,” jelas Saharan.
Atas ajaran tersebut, alhasil banyak masyarakat Indragiri yang memeluk dan mendalami ajaran agama Islam. (*)
Sumber: Merdeka.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








