PILIHAN
DKPP Inhil Targetkan PAD Rp230 Juta
INHILKLIK.COM. TEMBILAHAN - Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp230 juta pada 2016 mendatang. Target itu diharapkan terpenuhi dari sektor retribusi kebersihan.
"Kita belum berani meningkatkan target karena sumber pemasukan dari sektor retribusi kebersihan relatif masih kecil. Retribusi hanya diminta kepada toko-toko di jalan protokol sedangkan dari masyarakat belum bisa dilakukan," ujar Kepala DKPP Inhil, Drs H Eddiwan Shasbyy MM, Jumat (26/6/2015).
Menurut Eddiwan, pelayanan yang belum optimal kepada masyarakat adalah salah satu alasan belum dipungutnya retribusi dari tiap kepala keluarga (KK). DKPP juga belum menempatkan bak-bak sampah di lingkungan masyarakat.
Eddiwan menjelaskan penarikan retribusi kebersihan kepada rumah makan dan toko rata-rata Rp30 ribu hingga Rp35 ribu sebulan. "Jadi kita tingkatkan dulu pelayanan, baru kita dapat pungut ke masyarakat. Tapi untuk meningkatkan pelayanan," tambahnya.
Dalam meningkatkan pelayanan diperlukan pendanaan yang memadai untuk operasional dan melengkapi armada mobil dan lainnya. "Kita juga sudah menyiapkan program untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tapi tanpa didukung pendanaan percuma," tuturnya.
Untuk meningkatkan pemasukan PAD dari sektor retribusi kebersihan, DKPP akan melakukan pendataan ulang terhadap objek retribusi. "Dengan pendaraan diharapkan ada perubahan objek retribusi sehingga dapat meningkatkan PAD," pungkas Eddiwan. (*)
Source: halloriau.com
"Kita belum berani meningkatkan target karena sumber pemasukan dari sektor retribusi kebersihan relatif masih kecil. Retribusi hanya diminta kepada toko-toko di jalan protokol sedangkan dari masyarakat belum bisa dilakukan," ujar Kepala DKPP Inhil, Drs H Eddiwan Shasbyy MM, Jumat (26/6/2015).
Menurut Eddiwan, pelayanan yang belum optimal kepada masyarakat adalah salah satu alasan belum dipungutnya retribusi dari tiap kepala keluarga (KK). DKPP juga belum menempatkan bak-bak sampah di lingkungan masyarakat.
Eddiwan menjelaskan penarikan retribusi kebersihan kepada rumah makan dan toko rata-rata Rp30 ribu hingga Rp35 ribu sebulan. "Jadi kita tingkatkan dulu pelayanan, baru kita dapat pungut ke masyarakat. Tapi untuk meningkatkan pelayanan," tambahnya.
Dalam meningkatkan pelayanan diperlukan pendanaan yang memadai untuk operasional dan melengkapi armada mobil dan lainnya. "Kita juga sudah menyiapkan program untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tapi tanpa didukung pendanaan percuma," tuturnya.
Untuk meningkatkan pemasukan PAD dari sektor retribusi kebersihan, DKPP akan melakukan pendataan ulang terhadap objek retribusi. "Dengan pendaraan diharapkan ada perubahan objek retribusi sehingga dapat meningkatkan PAD," pungkas Eddiwan. (*)
Source: halloriau.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








