• Rabu, 21 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Wanita Meninggal Seminggu Pasca Melahirkan, Penyebabnya Bikin Geram! Orangtua Korban Tuntut Suaminya

Redaksi

Rabu, 24 Januari 2018 15:26:21 WIB
Cetak
Wanita Meninggal Seminggu Pasca Melahirkan, Penyebabnya Bikin Geram! Orangtua Korban Tuntut Suaminya
ilustrasi

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang wanita bernama Lisa melahirkan bayi perempuan pada bulan oktober 2017. Setelah melahirkan, Lisa diberi suplemen kesehatan oleh dokter untuk mempercepat penyembuhannya.

Lisa juga diberi nutrisi tambahan untuk menyusui putrinya.

Dokter meminta Lisa untuk tinggal beberapa hari di rumah sakit karena harus dipantau kesehatannya.

Namun ibu mertua dan suaminya tidak setuju dengan instruksi dokter.

"Ini adalah kelahiran alami. Lisa tidak perlu tinggal di rumah sakit lagi. Lisa bisa kembali ke rumah besok." kata ibu mertua, seperti dilansir dari en.goodtimes.my.

Lisa pun kecewa mendengar kata-kata kasar ibu mertuanya.

Saat itu Lisa berharap ibu kandungnya menemani dirinya, bukan ibu mertuanya yang tidak sensitif dan tidak simpatik.

Keesokan harinya, suaminya mendesak Lisa untuk keluar dari rumah sakit lebih awal dari yang seharusnya.

"Rumah kami lebih baik dari rumah sakit," kata suami pada Lisa.

Saat sang suami meminta Lisa untuk segera keluar dari rumah sakit, dokter menentang keputusan tersebut.

Menurut dokter kondisi Lisa belum pulih.

Dokter juga masih harus memantau Lisa sebelum mengizinkannya pulang ke rumah.

Namun suami dan ibu mertua sangat yakin dengan keputusan membawa Lisa pulang.

"Di rumah sakit akan menghabiskan banyak uang sementara kita bisa merawatnya di rumah seperti di sini," kata mertua tersebut kepada dokter tersebut.

Namun saat Lisa kembali ke rumah, ia tak bisa istirahat.

Padahal penting bagi seorang wanita setelah melahirkan untuk beristirahat memulihkan energi yang hilang selama persalinan.

Namun Lisa justru sebaliknya.

Saat tiba di rumah, Lisa diminta untuk melakukan semua pekerjaan rumah.

Lisa merasa frustasi karena tidak dapat merawat bayinya yang baru lahir.

Lisa sering tidak sempat memberikan makan untuk bayinya karena dia terlalu sibuk dengan pekerjaan rumah.

Ditambah, suami dan ibu mertuanya tidak suka mempekerjakan seorang pembantu untuk membantu melakukan pekerjaan rumah tangga.

Mereka berpikir hal itu sangat menyia-nyiakan uang, karena Lisa bisa melakukan segalanya.

Meski sang suami tahu jika Lisa kerepotan, namun ia berpikir jika pekerjaan rumah merupakan tugas dan tanggungjawab Lisa.

Lisa ingin tinggal bersama ibu kandungnya namun ia ketakutan jika akan menimbulkan konflik dengan ibu mertuanya.

Suatu hari Lisa merakan kelelahan.

Kepalanya berdegup kencang seakan akan meledak.

Ia lantas meminta suami dan ibu mertuanya untuk makan dulu.

Lisa lalu pergi ke kamar tidur untuk istirahat.

Namun saat di kamar, Lisa justru jatuh ke lantai.

Tiba-tiba bayinya menangis karena merasa lapar.

"Bayinya sedang menangis, namun Lisa masih bisa terus tidur. Wanita tak berguna!" kata ibu mertua.

Alih-alih merawat sang bayi, ibu mertua dan suami Lisa justru melanjutkan makan.

Bayi tersebut masih terus menangis hingga mereka selesai makan.

"Hei, waktunya mencuci piring!" teriak ibu mertua.

Tapi Lisa tetap tak bergerak di lantai.

Sang suami kemudian merasakan ada yang tidak beres dengan istrinya.

Ia pun lantas pergi ke kamar tidur.

Sang suami pun menemukan Lisa terbaring di lantai tak bergerak dan tidak bernafas.

Ia kemudian membawa Lisa ke rumah sakit.

Sayangnya, Lisa dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Hasil pemeriksaan menyatakan jika Lisa mengalami kelelahan dan stress yang ekstrem hingga hatinya menjadi lemah.

Suami tidak percaya jika Lisa meninggal dunia dan tiba-tiba menangis.

"Maafkan aku, Lisa. Itu semua salahku. Maafkan aku, aku salah" kata sang suami sambil menangis.

Orang tua kandung Lisa pun segera mendatangi rumah sakit dan mengetahui anak perempuan mereka meninggal dunia.

Setelah mengetahui penyebab anaknya meninggal dunia, orangtua kandung Lisa tak dapat menahan kemarahan dan kebencian.

Mereka pun memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan.

Suami dan ibu mertua Lisa dihukum karena tindakan egois mereka dan lalai terhadap kesejahteraan Lisa sebagai ibu muda yang baru saja melahirkan seorang anak.

 

Sumber: tribunwow


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Senin, 28 September 2026 - 23:34:44 WIB

TEMBILAHAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan melaksanakan .

Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Ratusan Atlet Ramaikan Turnamen Bola Voli HUT ke-59 Sambu Group, K&B Nexus dan Mentimun Desa Igal Raih Juara Pertama
19 Oktober 2026
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
  • 2 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 3 Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
  • 4 PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
  • 5 Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
  • 6 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 7 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network