PILIHAN
PLN Tembilahan Diminta Akomodir Penambahan Daya Listrik
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Herwanissitas, meminta agar PLN Rayon Tembilahan mengakomodir penambahan daya listrik yang dibutuhkan di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada.
"Ini semua, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita," tuturnya di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Minggu (7/6).
Apalagi, lanjutnya, saat ini rumah sakit milik Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut sedang berupaya untuk mencapai akreditasi B. Dimana, salah satu syaratnya adalah sarana dan prasarana, yang meliputi keberadaan gedung dan penggunaan peralatan medis yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).
"Penggunaan peralatan medis yang sesuai standar ini, tentunya sangat membutuhkan ketersediaan tenaga listrik yang memadai, sehingga tidak mengalami kendala dan kesulitan di lapangan," terangnya.
Dijelaskan, untuk proses penambahan daya listrik tersebut, RSUD PH sudah melakukan kewajibannya, yakni dengan membayar sejumlah uang yang cukup besar hingga mencapai Rp80 juta. "Terlepas sekarang ini dalam kondisi krisis listrik, namun ada kewajiban pihak PLN untuk mengakomodir permohonan itu, karena berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan," terangnya.
Jika tidak terlaksana, maka akan sangat mengganggu proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan upaya mewujudkan RSUD PH yang terakreditasi B pun akan sulit tercapai.
"Seperti ketika masyarakat atau pasien ingin melakukan rontgen, tiba-tiba lampu mati, tentu ini akan menyulitkan tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaannya dan bisa juga menyebabkan kerusakan peralatan media, yang perbaikannya membutuhkan biaya yang cukup besar," imbuhnya. (*)
Source: riaumandiri.co
"Ini semua, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kita," tuturnya di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Minggu (7/6).
Apalagi, lanjutnya, saat ini rumah sakit milik Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut sedang berupaya untuk mencapai akreditasi B. Dimana, salah satu syaratnya adalah sarana dan prasarana, yang meliputi keberadaan gedung dan penggunaan peralatan medis yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).
"Penggunaan peralatan medis yang sesuai standar ini, tentunya sangat membutuhkan ketersediaan tenaga listrik yang memadai, sehingga tidak mengalami kendala dan kesulitan di lapangan," terangnya.
Dijelaskan, untuk proses penambahan daya listrik tersebut, RSUD PH sudah melakukan kewajibannya, yakni dengan membayar sejumlah uang yang cukup besar hingga mencapai Rp80 juta. "Terlepas sekarang ini dalam kondisi krisis listrik, namun ada kewajiban pihak PLN untuk mengakomodir permohonan itu, karena berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan," terangnya.
Jika tidak terlaksana, maka akan sangat mengganggu proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan upaya mewujudkan RSUD PH yang terakreditasi B pun akan sulit tercapai.
"Seperti ketika masyarakat atau pasien ingin melakukan rontgen, tiba-tiba lampu mati, tentu ini akan menyulitkan tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaannya dan bisa juga menyebabkan kerusakan peralatan media, yang perbaikannya membutuhkan biaya yang cukup besar," imbuhnya. (*)
Source: riaumandiri.co
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








