PILIHAN
Dispenda Inhil Turunkan Tim Verifikasi ke 100 Desa
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sempat disorot dan dinilai kinerjanya masih 'melempem' oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) lakukan pembenahan guna untuk meningkatkan pendapatan daerah khususnya melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Kepala Dispenda Inhil Drs H Aslimuddin kepada awak media Senin (21/11/2016), menyebutkan, pihaknya telah membentuk dan menurunkan Tim Penagihan, Verifikasi dan Validasi Data ke 100 desa dari 20 Kecamatan di Inhil.
Dalam tugasnya di lapangan, tim ini memberikan informasi dan pengetahuan seputar PBB, seperti apa itu PBB dan manfaat PBB sebagai salah satu sumber dana untuk pembangunan di daerah.
Lebih lanjut Aslimuddin menambahkan, pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat dan memberikan pengetahuan mengenai PBB.
"Kita sampaikan data PBB ini agar bisa baik dan ada kepedulian dan tanggung jawab masyarakat terhadap PBB," terang Aslimuddin diruang kerjanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah memperbaiki data PBB yang ada dan melakukan penghimpunan data yang baru.
Karena permasalahan PBB di lapangan umumnya adalah datanya tidak valid, banyak data yang berubah yang disebabkan objek pajak yang meninggal, sudah berganti, nama yang salah dan identitas yang ganda.
"Bagaimana cara memperbaikinya itu kita masukkan dalam materi. Kita beri bimbingan kepada perangkat desa, kolektor bagaimana cara memperbaikinya, kita beri kemudahan," tutupnya. (senuju)
Kepala Dispenda Inhil Drs H Aslimuddin kepada awak media Senin (21/11/2016), menyebutkan, pihaknya telah membentuk dan menurunkan Tim Penagihan, Verifikasi dan Validasi Data ke 100 desa dari 20 Kecamatan di Inhil.
Dalam tugasnya di lapangan, tim ini memberikan informasi dan pengetahuan seputar PBB, seperti apa itu PBB dan manfaat PBB sebagai salah satu sumber dana untuk pembangunan di daerah.
Lebih lanjut Aslimuddin menambahkan, pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat dan memberikan pengetahuan mengenai PBB.
"Kita sampaikan data PBB ini agar bisa baik dan ada kepedulian dan tanggung jawab masyarakat terhadap PBB," terang Aslimuddin diruang kerjanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah memperbaiki data PBB yang ada dan melakukan penghimpunan data yang baru.
Karena permasalahan PBB di lapangan umumnya adalah datanya tidak valid, banyak data yang berubah yang disebabkan objek pajak yang meninggal, sudah berganti, nama yang salah dan identitas yang ganda.
"Bagaimana cara memperbaikinya itu kita masukkan dalam materi. Kita beri bimbingan kepada perangkat desa, kolektor bagaimana cara memperbaikinya, kita beri kemudahan," tutupnya. (senuju)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








