PILIHAN
Terkait PLN Tembilahan, Dewan: Yang Sakit Mesinya atau Oknumnya?
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sejak dulu penyakit PLN Tembilahan selalu itu- itu saja. Pihak manajemen sudah mengetahui PLN kekurangan daya untuk menambah pelanggan baru dan tidak memungkinkan, tetapi pemasangan baru masih juga dilakukan
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Inhil Feriyandi, "Yang saya khawatirkan, mesin yang sakit atau oknumnya," ungkapnya saat menghadiri hearing Komisi III dengan PLN area Rengat dan Rayon Tembilahan, Selasa (5/5).
Mirisnya lagi Ia menyebutkan, kondisi PLN sakarang ini ibarat pepatah hidup segan mati tak mau, sudah sangat kronis.
Semua mesin sewa milik vendor PLN Rayon Tembilahan selalu mengalami gangguan. Padahal, upaya perbaikan terus dilakukan. "Diperbaiki ini, itu yang sakit. Diperbaiki itu, ini yang gangguan. Makanya saya bilang, mulai dari PLN wilayah sampai ke bawah menejemennya yang tak bermasalah. Jadi wajar saja kalau masyarakat berpikir PLN ada 'permainan',"sebutnya. Menurutnya, kalau bicara secara teknis, segalanya bisa dihitung baik, asumsi, network planning, rekayasa, seffty dan keamanan. Masalahnya PLN menambah jaringan tapi lupa menambah daya. "Mustahil perencanaan tidak ada, apa lagi cadangan peralatan mesin tidak punya,"ujarnya. Dikatakan, saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Komisi III dan pernah menjumpai menejer area rengat. Di mana tahun 2014 akan membuat program jaringan baru sampai ke wilayah belantaraya. Ketika ditanya sudah jalan apa tidak program tersebut, pihak area rengat mengatakan sudah, namun faktanya, jangankan jaringan, tiangnya saja tidak ada. "Ini adalah pembohongan publik. Artinya PLN sudah terbiasa melakukan pembohongan publik," Pungkasnya (Aditya)
Semua mesin sewa milik vendor PLN Rayon Tembilahan selalu mengalami gangguan. Padahal, upaya perbaikan terus dilakukan. "Diperbaiki ini, itu yang sakit. Diperbaiki itu, ini yang gangguan. Makanya saya bilang, mulai dari PLN wilayah sampai ke bawah menejemennya yang tak bermasalah. Jadi wajar saja kalau masyarakat berpikir PLN ada 'permainan',"sebutnya. Menurutnya, kalau bicara secara teknis, segalanya bisa dihitung baik, asumsi, network planning, rekayasa, seffty dan keamanan. Masalahnya PLN menambah jaringan tapi lupa menambah daya. "Mustahil perencanaan tidak ada, apa lagi cadangan peralatan mesin tidak punya,"ujarnya. Dikatakan, saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Komisi III dan pernah menjumpai menejer area rengat. Di mana tahun 2014 akan membuat program jaringan baru sampai ke wilayah belantaraya. Ketika ditanya sudah jalan apa tidak program tersebut, pihak area rengat mengatakan sudah, namun faktanya, jangankan jaringan, tiangnya saja tidak ada. "Ini adalah pembohongan publik. Artinya PLN sudah terbiasa melakukan pembohongan publik," Pungkasnya (Aditya)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







