Guna Menerangi Kota, China Berencana Meluncurkan 'Bulan' Buatan ke Luar Angkasa
INHILKLIK.COM, JAKARTA - China berencana meluncurkan satelit ke luar angkasa yang akan menerangi seluas 80 kilometer daratan di bawahnya. Bulan buatan kabarnya mampu menggantikan penerangan jalan dan telah dikembangkan beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Mirror, Kamis (18/10/2018), cahaya yang dihasilkan oleh satelit akan delapan kali lebih terang daripada bulan asli. Namun tidak seperti bulan asli, hasilnya dapat dikontrol dan dapat disesuaikan untuk menerangi antara 10 kilometer dan 80 kilometer.
Satelit itu akan difokuskan di kota Chengdu, salah satu dari 3 kota terpadat di China barat sekira 14,5 juta orang tinggal di wilayah tersebut. Proyek ini telah dikembangkan oleh lembaga penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi system Mikroelektronika Chengdu yang mengharapkan peluncuran satelit pada 2020.
Dampak dari bulan buatan ini seperti cahaya malam yang terang dan akan mempengaruhi satwa liar di daerah tersebut. Kabarnya, meskipun cahaya seperti senja dianggap cukup mirip dengan bulan asli serta tidak memiliki dampak negatif.
Tidak hanya terkait bulan buatan, China juga memiliki rencana untuk meluncurkan misi yang akan menjelajahi sisi ‘gelap’ bulan, yang tidak pernah dilihat oleh Bumi.
Tantangan teknis sangat sulit karena berkomunikasi dengan pesawat luar angkasa di sisi jauh bulan tidak mudah. Namun China telah meluncurkan pengorbit, yang disebut Queqiao, yang akan memungkinkan komunikasi. (Okezone)
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







