PILIHAN
Inprastruktur Parah, Pemkab Inhil Diminta Bertindak Cepat
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Mengatasi permaslahan pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir DPRD Inhil meminta kepada pemerintah kabupaten untuk dapat bertindak cepat. Pasalnya warga sudah merasa resah dengan keadaan infrastruktur terutama jalan penghubung yang ada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Gaung dan GAS serta Kecamatan Batang Tuaka.
Sekretaris Komisi II DPRD Inhil Malian Ghazali mengatakan, kresahan dan keputus asaan warga yang ada di kecamatan tersebut ditujukan dengan menggelar aksi menggantung pakaian dalam wanita di badan jalan penghubung antara Kecamatan GAS menuju ibu kota kabupaten.
"Aksi masyarakat itu merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah yang ada saat ini. Seharusnya pemerintah memberikan respon cepat dan tanggap dengan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, " kata Sekretaris Komisi II Malian Ghazali.
Dari segi legislasi anggaran Malian menegaskan, pihaknya sudah menganggarkan tinggal bagaimana lagi pekerjaan dilaksanakan oleh pemerintah. "Dan yang sangat saya sayangkan juga sampai saat ini kegiatan pembangunan masih belum bergulir," sebutnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengakui ikut kesal melihat keadaan itu. Dia mendesak pemerintah supaya cepat tanggap dan segera melaksanakan kegiatan pembangunan."Kasian masyarakat sudah harus menderita dengan keadaan jalan yang rusak parah, " tambahnya.
Keadaan infrastruktur yang rusak parah itu tidak hanya terjadi pada jalan penghubung Kecamatan GAS, Gaung dan Batang Tuaka saja. Akan tetapi kerusakan jalan terjadi diantara Desa Sungai Luar menuju Desa Sungai Empat."Coba kita pikirkan seandainya masyarakat ada yang sakit dengan akses jalan yang tidak bisa dilewati," ujar Malian.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah harus bisa menentukan skala prioritas pembangunan dengan melihat berbagai sisi kepentingan untuk masyarakat. "Jika akses jalan sulit ditempuh, maka keadaan akan lumpuh seperti pendidikan dan kesehatan," papar Malian.
Dia mengharapkan kepada pemerintah agar dapat mengentaskan segera infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan dan desa.(Inhiltoday)
Sekretaris Komisi II DPRD Inhil Malian Ghazali mengatakan, kresahan dan keputus asaan warga yang ada di kecamatan tersebut ditujukan dengan menggelar aksi menggantung pakaian dalam wanita di badan jalan penghubung antara Kecamatan GAS menuju ibu kota kabupaten.
"Aksi masyarakat itu merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja pemerintah yang ada saat ini. Seharusnya pemerintah memberikan respon cepat dan tanggap dengan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, " kata Sekretaris Komisi II Malian Ghazali.
Dari segi legislasi anggaran Malian menegaskan, pihaknya sudah menganggarkan tinggal bagaimana lagi pekerjaan dilaksanakan oleh pemerintah. "Dan yang sangat saya sayangkan juga sampai saat ini kegiatan pembangunan masih belum bergulir," sebutnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengakui ikut kesal melihat keadaan itu. Dia mendesak pemerintah supaya cepat tanggap dan segera melaksanakan kegiatan pembangunan."Kasian masyarakat sudah harus menderita dengan keadaan jalan yang rusak parah, " tambahnya.
Keadaan infrastruktur yang rusak parah itu tidak hanya terjadi pada jalan penghubung Kecamatan GAS, Gaung dan Batang Tuaka saja. Akan tetapi kerusakan jalan terjadi diantara Desa Sungai Luar menuju Desa Sungai Empat."Coba kita pikirkan seandainya masyarakat ada yang sakit dengan akses jalan yang tidak bisa dilewati," ujar Malian.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah harus bisa menentukan skala prioritas pembangunan dengan melihat berbagai sisi kepentingan untuk masyarakat. "Jika akses jalan sulit ditempuh, maka keadaan akan lumpuh seperti pendidikan dan kesehatan," papar Malian.
Dia mengharapkan kepada pemerintah agar dapat mengentaskan segera infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan dan desa.(Inhiltoday)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








