PILIHAN
YLBHI-LBH Pekanbaru Gelar Penyuluhan Kesetaraan Gender
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Masih lemah atau bahkan tidak sampainya pemahaman kesetaraan gender dikalangan masyarakat awam juga menjadi penyebab tingginya tingkat kekerasan yang menyerang perempuan dan anak yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya, bukan hanya di kota besar namun juga di pinggiran Ibukota Provinsi.
Banyak kasus yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak yang terjadi di Pekanbaru dan menjadi sorotan Nasional. Hal ini merupakan salah satu bukti rendahnya pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat.
Berbagai kasus yang terjadi seperti penjualan bayi, KDRT, pemerkosaan, pencabulan, penculikan anak, bahkan yang paling tragis adalah anak sebagai korban pembunuhan dan mutilasi.
Sabtu (25/04/2015) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru bersama komunitas Cinta Baca menggelar penyuluhan hukum terkait dengan kesetaraan gender di Jalan Pemudi gang Taufik, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat terhadap hukum dan kesetaraan gender
“LBH Pekanbaru terbeban untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan hukum dan Masyarakat diharapkan semakin kritis, jeli dan memiliki kepekaan yang tinggi tentang masalah-masalah hukum, namun patut juga disadari bahwa sikap kritis tersebut terkadang tidak didukung dengan pengetahuan dan pemahaman yang utuh tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum secara teoritis maupun dalam aplikasinyanya sehari-hari.' ujar Sere Intan Sinaga, Advokat Publik LBH Pekanbaru
Oleh sebab itu Intan menambahkan pembentukan dan pembinaan Desa Sadar hukum dapat menjadi salah satu solusi yang mampu memecahakan persoalan-persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, terutama mereka yang berada pada kategori masyarakat yang kurang memahami hukum dan sering kali terabaikan.
"Kegiatan ini sangat berharga bagi masyarakat untuk menyadarkan masyarakat arti penting hukum dan kesetaraan gender, kami sangat berterimakasih kepada LBH Pekanbaru yang memberikan pengetahuan akan hukum" ujar seorang warga yang mengikuti penyuluhan tersebut. Kegiatan ini bukan hanya sekali ini dilaksanakan, akan ada penyuluan selanjutnya kepada warga dengan materi kekerasan dalam rumah tangga, kami harapkan warga tetap antusias mengikutinya," tutup Sere Intan. (rls/ard)
Banyak kasus yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak yang terjadi di Pekanbaru dan menjadi sorotan Nasional. Hal ini merupakan salah satu bukti rendahnya pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat.
Berbagai kasus yang terjadi seperti penjualan bayi, KDRT, pemerkosaan, pencabulan, penculikan anak, bahkan yang paling tragis adalah anak sebagai korban pembunuhan dan mutilasi.
Sabtu (25/04/2015) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru bersama komunitas Cinta Baca menggelar penyuluhan hukum terkait dengan kesetaraan gender di Jalan Pemudi gang Taufik, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat terhadap hukum dan kesetaraan gender
“LBH Pekanbaru terbeban untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan hukum dan Masyarakat diharapkan semakin kritis, jeli dan memiliki kepekaan yang tinggi tentang masalah-masalah hukum, namun patut juga disadari bahwa sikap kritis tersebut terkadang tidak didukung dengan pengetahuan dan pemahaman yang utuh tentang hal-hal yang berkaitan dengan hukum secara teoritis maupun dalam aplikasinyanya sehari-hari.' ujar Sere Intan Sinaga, Advokat Publik LBH Pekanbaru
Oleh sebab itu Intan menambahkan pembentukan dan pembinaan Desa Sadar hukum dapat menjadi salah satu solusi yang mampu memecahakan persoalan-persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, terutama mereka yang berada pada kategori masyarakat yang kurang memahami hukum dan sering kali terabaikan.
"Kegiatan ini sangat berharga bagi masyarakat untuk menyadarkan masyarakat arti penting hukum dan kesetaraan gender, kami sangat berterimakasih kepada LBH Pekanbaru yang memberikan pengetahuan akan hukum" ujar seorang warga yang mengikuti penyuluhan tersebut. Kegiatan ini bukan hanya sekali ini dilaksanakan, akan ada penyuluan selanjutnya kepada warga dengan materi kekerasan dalam rumah tangga, kami harapkan warga tetap antusias mengikutinya," tutup Sere Intan. (rls/ard)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








