PILIHAN
Ini Delapan Menteri yang Direkomendasikan Dicopot
![]() |
| Pelantikan Kabinet Kerja Jokowi-JK. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo) |
Tiga jargon politik Jokowi itu misalnya, revolusi mental, tol laut dan poros maritim. Namun, menurut pengamat politik Ari Nurcahyo, Jokowi tidak bisa memilih menterinya yang dapat merepresentasikan jargonnya itu.
"Misalnya, Kemenko Maritim memang ada, tetapi bagaimana merealisasikan jargon politiknya," kata Ari dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 25 April 2015.
Ari mengakui model blusukan Jokowi kini ditiru oleh para menterinya. Tapi pola blusukan ini dikritik oleh masyarakat. Sebab mereka hanya melakukan pencitraan ketimbang kerja nyata.
"Blusukan dalam konteks penyamaran boleh, supaya benar-benar tahu keadaan di bawah. Tetapi kalau undang wartawan itu pencitraan," tuturnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, menteri-menteri Jokowi ini bisa dikategorikan sebagai menteri kualitas III apabila dibandingkan dengan menteri Soeharto, Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono.
Bahkan, menurutnya, para menteri era Megawati Soekarnoputri masih ada beberapa orang yang bisa diandalkan misalnya Jusuf Kalla, SBY sebagai Menkopolhukam dan Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia. Sementara, menteri Jokowi kebanyakan tidak bisa melaksanakan kebijakan.
Untuk itu, lanjut Ari, ada beberapa menteri yang dia rekomendasikan untuk dicopot. Mereka yakni, Menkopolhukam Tedjo Edhie P, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel.
Kemudian, Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pendidikan Tinggi dan Ristek M Nasir dan Menteri Bappenas Andrinof Chaniago.
"Posisi ini yang mendapat sorotan publik, dan kalau harus reshuffle kabinet, menjadi pertimbangan Presiden," ujar Ari. (viva)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








