• Sabtu, 16 Mei 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Edukasi

Terjadi Setelah Seseorang Mati Ditinjau Secara Ilmiah

Redaksi

Kamis, 03 Januari 2019 23:52:27 WIB
Cetak
Terjadi Setelah Seseorang Mati Ditinjau Secara Ilmiah

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Agama-agama yang berbeda di seluruh dunia masing-masing mengklaim memahami apa yang terjadi pada seseorang setelah ia mati. Namun demikian, para ilmuwan memiliki pendapat yang berbeda. Mereka memiliki penjelasan tersendiri mengenai apa yang terjadi di dalam dan pada tubuh kita pada saat kematian dan setelahnya.

Bagi dokter, kematian klinis terjadi ketika jantung mengalami penghentian atau tidak berdetak lagi, yang dapat terjadi dari berbagai penyebab misalnya karena kecelakaan mobil hingga penyakit yang mematikan. Akibatnya, kebanyakan dari kita mati karena serangan jantung.

Jantung berhenti berdetak, memotong aliran darah, dan dengan demikian pula menghentikan aliran oksigen, ke otak. Berikutnya adalah kematian biologis, karena otak, organ lain, dan sel berhenti berfungsi karena kekurangan oksigen. Namun, sebelum mencapai titik itu, di pertemuan antara kematian klinis dan biologis, dokter masih memiliki sedikit kesempatan memulai detak jantung lagi, sehingga mencegah kematian, atau kerusakan otak yang tidak dapat dipulihkan akibat kekurangan oksigen.

Berkat penelitian selama beberapa dekade terakhir, dokter sekarang dapat menghidupkan kembali orang-orang yang jantungnya telah berhenti berdetak selama dua jam, tanpa kerusakan otak. Sam Parnia, yang mempelajari resusitasi jantung di Universitas Negeri New York di Stony Brook, mengatakan dokter sekarang tahu bahwa beberapa sel, termasuk sel otak, dapat berfungsi tanpa oksigen untuk jangka waktu lebih lama daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Setelah henti jantung, kata Parnia, orang memasuki “zona abu-abu, tempat kematian dapat dibalik.” Kuncinya adalah mendinginkan tubuh sekitar tujuh derajat secepat mungkin, sehingga dokter dapat memulai proses resusitasi. Pekerjaan Parnia telah meyakinkannya bahwa bahkan setelah henti jantung menyebabkan otak mati, kesadaran seseorang dapat tetap utuh hingga beberapa jam, meskipun dalam apa yang Parnia sebut sebagai keadaan berhibernasi.

Fakta itu dapat menjelaskan “pengalaman hampir mati” (NDE) yang dilaporkan beberapa pasien. Tetapi setelah beberapa jam itu, sebagian besar peneliti percaya, kesadaran menghilang, karena, seperti yang dikatakan ilmuwan Richard Dawkins, otak menciptakan kesadaran. Tanpa otak yang berfungsi, tidak ada kesadaran. Namun, tidak semua ilmuwan sepakat dengan pandangan ini.

Robert Lanza percaya bahwa fisika kuantum memungkinkan adanya kemungkinan bahwa kesadaran manusia terpisah dari otak, dan kesadaran itu berlanjut setelah tubuh mati. Ruang dan waktu bukanlah realitas eksternal, ia berpendapat, tetapi produk dari kesadaran kita.

Dunia, pada kenyataannya, tidak memiliki ruang atau waktu, dan “kematian tidak ada di dunia yang abadi dan tanpa ruang.”. Apa pun agama yang mengajarkan tentang kehidupan setelah kematian, jelas ilmu pengetahuan masih berusaha untuk memecahkan misteri apa yang terjadi setelah kita mati. . David Wilde, seorang ilmuwan penelitian Inggris yang mempelajari NDE mengatakan pada tahun 2014, “Kami masih sangat gelap (belum memiliki penjelasan pasti) tentang apa yang terjadi ketika seseorang mati”.

Sumber : jegulo.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Edukasi

‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru

Kamis, 23 April 2026 - 19:11:42 WIB

‎Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.

Edukasi

Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil

Rabu, 22 April 2026 - 22:03:48 WIB

Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.

Edukasi

Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal

Senin, 15 Desember 2025 - 17:52:03 WIB

TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.

Edukasi

Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 12:55:49 WIB

Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.

Edukasi

Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi

Kamis, 27 November 2025 - 13:52:24 WIB

Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.

Edukasi

GMNI Inhil Gelar Diskusi, Bahas Mengapa Inhil Tidak Masuk PSN Sentra Hilirisai Kelapa Nasional

Ahad, 23 November 2025 - 16:29:44 WIB

‎Indragiri Hilir — DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir menggelar .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
PT GIN Salurkan 18 Ekor Sapi Qurban untuk Desa Binaan dan Karyawan
14 Mei 2026
Penghitungan Suara Calon Anggota BPD Sungai Intan 2026-2034 Berlangsung Terbuka
13 Mei 2026
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network