Sejarah Awal Australia: Negeri Untuk Narapidana
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tahun 1787, sebagai upaya untuk memangkas biaya penjara mereka, Inggris mengirimkan narapidananya ke Australia. Armada yang mengirimkan narapidana ini dikenal dengan nama first fleet, terdiri dari 11 kapal dan membawa 1.500 orang, sebagian besar merupakan narapidana.
26 Januari 1788, armada ini tiba di Australia. Kemudian, sampai tahun 1868, Inggris telah membuang 160.000 narapidanannya ke Australia.
Para narapidana ini kemudian berkembang dan beranak pinak di Australia. Beberapa tahanan bahkan menjadi tokoh penting dan pengusaha terkenal.
Keberadan tanah murah di Australia kemudian memancing semakin banyak orang Inggris untuk datang ke Australia.
Apalagi, sejak ditemukannya emas, dan banyak cerita orang Eropa yang menceritakan bahwa Australia dipenuhi emas. Cerita ini kemudian mengilhami lebih banyak orang Eropa ke Australia, yang disebut sebagai demas emas pada tahun 1851.
Hingga kini, Australia berkembang menjadi satu diantara dua negara di timur jauh yang penduduknya merupakan kulit putih. Hal ini sangat kontras dengan rata-rata penduduk Asia Tenggara yang berkulit kecoklatan.
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







