PILIHAN
Dosen di Inhil Ini Tawarkan Batu Berlafaskan Allah Seharga Rp 2 M
![]() |
| Batu Cincin belafazkan Allah yang ditawarkan Rp 2 Milyar (Foto: Mirwan/detikriau.org) |
Menurutnya, penawaran harga batu yang sangat tinggi ini dikarenakan di batu itu terdapat ukiran warna hitam berlafaskan Allah.
“Baru kali ini saya menawarkan, nama batu ini Belimbing Aceh dengan berat kurang lebih 35 krat,” ungkap jamaludin seperti dilansir detikriau.org, Rabu (08/04/2015).
Ia menerangkan, batu akik berlafaskan Allah miliknya itu berasal dari Aceh. Dimana, sebelumnya sekitar seminggu yang lalu batu tersebut masih berbentuk batu bongkahan dengan berat setengah kilo gram.
Waktu itu juga, pensiunan pejabat Inhil ini langsung mengolahnya menjadi batu cincin. Dan secara murni tampak lafaz Allah tersebut.
“Selain adanya lafaz Allah, yang menjadi pertimbangan kualitas batunya juga bagus. Saya tau batu ini bagus karena setidaknya saya sudah 40 tahunan menjadi kolektor batu cincin,” Tandas Jamal. (detikriau)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








