PILIHAN
218 Peserta Assessment, Cuma 136 Pejabat Pemprov Riau Lulus
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Pansel assesment pejabat tinggi pratama Pemprov Riau sudah menyerahkan daftar nama pejabat yang lulus tes sejak awal. Dari 218 pejabat yang mengikuti assesment, hanya 136 saja yang lulus dan memenuhi kualifikasi
Bagi yang tidak lulus, akan dikembalikan ke posisi semula, atau jabatan fungsional.
Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) pusat, Dr Ir Nuraida. Ia menyebutkan Pemprov Riau telah melaksanakan Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN sebagaimana mestinya. Bahkan, Riau masuk dalam urutan pertama dalam menerapkan seleksi assesment.
"Riau yang pertama di Sumatera yang sukses menggelar undang-undang ini dalam perekrutan pejabat eselon II. Mudah-mudahan ini diikui oleh daerah lainnya,"katanya saat ditemui usai menyaksikan penyerahan hasil assesment di ruang Melati kantor Gubernur Riau, Selasa (7/4/2015).
Disinggung mengenai nasib pejabat yang tak direkomendasikan Pansel, KASN menegaskan semuanya akan mengikuti prosedur yang berlaku. "Bagi yang tidak direkomendasikan akan dikembalikan pada posisi semula bagi yang eselon III, tapi bagi eselon II yang tidak direkomendasikan akan diberikan jabatan fungsional nantinya,"jelas mantan kepala Bappeda Kepulauan Riau itu.
Plt Gubernur Riau menyebutkan akan membaca dan mempelajari hasil yang diserahkan oleh tim Pansel kepadanya. Namun Ia belum dapat memastikan kapan akan menetapkan siapa pejabat pengisi jabatan struktural tersebut. Sebab, sebelum melangkah ketahap selanjutnya ia akan membaca hasil dari 3 orang yang diusulkan oleh tim Pansel itu kepadanya.
"Belum ada pengumuman, saya panggil dulu tiga orang yang diajukan dari hasil seleksi itu. Jangan cepat-cepatlah,"terang Plt Gubri.
Di tempat yang sama, Anggota Tim Pansel Pejabat Pemprov Riau, Edyanus Herman Halim menambahkan tugas mereka sebagai tim Pansel telah selesai. Untuk tahap selanjutnya tergantung Plt Gubri selaku Pejabat Pembinan Kepegawaian (PPK) yang menjalankannya.
"Kami mengucapkan terimakasih juga kepada rekan media yang juga telah membantu memantau kinerja tim Pansel, semoga ini bermanfaat dan bisa digunakan bagi masyarakat banyak,"tukasnya. (halloriau)
Bagi yang tidak lulus, akan dikembalikan ke posisi semula, atau jabatan fungsional.
Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) pusat, Dr Ir Nuraida. Ia menyebutkan Pemprov Riau telah melaksanakan Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN sebagaimana mestinya. Bahkan, Riau masuk dalam urutan pertama dalam menerapkan seleksi assesment.
"Riau yang pertama di Sumatera yang sukses menggelar undang-undang ini dalam perekrutan pejabat eselon II. Mudah-mudahan ini diikui oleh daerah lainnya,"katanya saat ditemui usai menyaksikan penyerahan hasil assesment di ruang Melati kantor Gubernur Riau, Selasa (7/4/2015).
Disinggung mengenai nasib pejabat yang tak direkomendasikan Pansel, KASN menegaskan semuanya akan mengikuti prosedur yang berlaku. "Bagi yang tidak direkomendasikan akan dikembalikan pada posisi semula bagi yang eselon III, tapi bagi eselon II yang tidak direkomendasikan akan diberikan jabatan fungsional nantinya,"jelas mantan kepala Bappeda Kepulauan Riau itu.
Plt Gubernur Riau menyebutkan akan membaca dan mempelajari hasil yang diserahkan oleh tim Pansel kepadanya. Namun Ia belum dapat memastikan kapan akan menetapkan siapa pejabat pengisi jabatan struktural tersebut. Sebab, sebelum melangkah ketahap selanjutnya ia akan membaca hasil dari 3 orang yang diusulkan oleh tim Pansel itu kepadanya.
"Belum ada pengumuman, saya panggil dulu tiga orang yang diajukan dari hasil seleksi itu. Jangan cepat-cepatlah,"terang Plt Gubri.
Di tempat yang sama, Anggota Tim Pansel Pejabat Pemprov Riau, Edyanus Herman Halim menambahkan tugas mereka sebagai tim Pansel telah selesai. Untuk tahap selanjutnya tergantung Plt Gubri selaku Pejabat Pembinan Kepegawaian (PPK) yang menjalankannya.
"Kami mengucapkan terimakasih juga kepada rekan media yang juga telah membantu memantau kinerja tim Pansel, semoga ini bermanfaat dan bisa digunakan bagi masyarakat banyak,"tukasnya. (halloriau)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








