• Sabtu, 03 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Opini

Empat Negara ini Kompak Boikot PUBG

Redaksi

Selasa, 07 Mei 2019 23:55:12 WIB
Cetak
Empat Negara ini Kompak Boikot PUBG

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Game online PlayerUnknown's Battlegrounds atau PUBG Mobile sejak pertama kali dirilis terus menjadi kontroversi. Tencent Games, produsen PUBG, mengungkapkan saat ini pengguna aktif hariannya sudah melampaui lebih dari 30 juta.

Dikutip dari laman viva.co.id,  jumlah ini diperkirakan dapat lebih besar lagi karena popularitas permainan yang terus meningkat. Dikutip dari India PCMag, Selasa, 7 Mei 2019, meski tenar namun banyak orangtua dan pihak berwenang menentang permainan ini. Mereka pun mendorong pemerintah di beberapa negara untuk melarang.

Beberapa alasan diajukan seperti membuat ketagihan, kinerja anak-anak di sekolah menjadi buruk, aspek penembakan dan pembunuhan, serta mempromosikan kekerasan dan memiliki dampak psikologis.

India

Pernyataan tersebut mengakibatkan PUBG dilarang di empat negara. Keempatnya adalah India, China, Nepal dan Irak. Namun, larangan di India dan Nepal sudah dicabut.

Meski pemerintah secara nasional telah mencabut larangan, namun pemblokiran ini masih berlaku di negara bagian Surat, Rajkot dan Vadodara sejak 7 Maret 2019, yang kemudian akhirnya dicabut pada 30 April kemarin.

Wilayah yang pernah melakukan pelarangan bukan itu saja. Di Jammu dan Kashmir, sebuah badan siswa telah meminta gubernur untuk melarangnya.

Di Tamil Nadu, Chief Warden of Men Hostel of Vellore Institute of Technology mengeluarkan surat edaran yang memperingatkan siswa untuk tidak bermain game online di malam hari.

Mereka mengklaim game online sejenis PUBG dapat mengganggu teman sekamar dan merusak suasana asrama.

China

Meskipun tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah, namun Online Gaming Ethics Review Committee, telah melarang sembilan game online setelah meninjau lebih dari 20 jenis permainan populer. Di antara sembilan game itu termasuk PUBG Mobile dan Fortnite dengan alasan banyak darah dan konten vulgar.

Nepal

Otoritas Telekomunikasi Nepal telah mengarahkan semua Internet Service Provider (ISP) untuk memblokir lalu lintas yang berasal dari server PUBG.

Setelah pelarangan, pengacara dari pengembang permainan meminta pengadilan tinggi untuk membatalkannya dan permohonan itu dikabulkan dalam waktu kurang dari dua minggu.

Irak

Negara yang baru selesai perang saudara ini melarang PUBG Mobile. Parlemen Irak diketahui memang melarang beberapa game online populer mengklaim bahwa permainan itu berbahaya bagi masyarakat dan berpotensi menjadi ancaman keamanan nasional. 


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Sisi yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Pemimpin: Catatan untuk Pemilukada 2024

Selasa, 26 November 2024 - 13:45:12 WIB

Tepat pada tanggal 27 November 2024 nanti Indonesia menghelat pemilu kepala daerah. Pada perhelat.

Opini

Empat Syarat Pemimpin Ada di Fermadani

Senin, 07 Oktober 2024 - 17:15:25 WIB

INHILKLIK.COM - Tim Pemenangan Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati I.

Opini

Manajemen Pertanian Kelapa di Indragiri Hilir untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Senin, 18 September 2023 - 16:00:00 WIB

INHILKLIK.COM - Indragiri Hilir atau Inhil, merupakan kabupaten di Provinsi Riau yang terletak di.

Opini

3 Tokoh Jawa yang Berpeluang Maju di Pilkada Inhil

Kamis, 05 Januari 2023 - 13:52:19 WIB

INHILKLIK.COM - Gemericik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Indragiri Hili.

Opini

Menaja Kenduri Budaya Melayu Sebagai Entitas Bangsa Untuk Indonesia Segera Pulih Lebih Cepat

Rabu, 10 Agustus 2022 - 07:05:31 WIB

INHILKLIK.COM - Pandemi semoga segera berlalu, hampir jutaan masyarakat di muka bumi me.

Opini

Komitmen Sambu Group dalam Penerapan Budaya K3 di Era Digitalisasi

Ahad, 20 Februari 2022 - 00:37:25 WIB

INHILKLIK.COM - Peringatan bulan K3 setiap tahunnya seakan menjadi momentum bagi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 2 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 3 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 4 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 5 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 6 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
  • 7 PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network