Pamit Pergi Beli Sabun, Seorang Ibu Kabur Bersama Pacarnya dan Telantarkan 4 Anak
INHILKLIK.COM, INDRAMAYU - Sosok Ibu merupakan sosok yang dikenal dekat dengan anak-anaknya. Bahkan sosok seorang Ibu sangat diistimewakan dalam agama Islam.
Namun apa jadinya jika sosok seorang Ibu menjadi tega saat meninggalkan dan menelantarkan anak-anaknya. Kisah dari Indramayu berikut ini adalah salah satu contohnya.
Kisah 4 orang anak yang ditelantarkan sang Ibu yang kabur bersama pacar tajirnya.
Dikutip dari keterangan unggahan akun Infocrb yang merupakan postingan ulang dari sosok.id, menceritakan kisah 4 orang anak di Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, yang ditinggalkan dan ditelantarkan sang Ibu.
Mereka berempat ditelantarkan dan ditinggalkan sang Ibu yang kabur tanpa menggunakan uang sepser pun.
Kisahnya viral saat seorang tetangga posting di sosial media.
Kondisi 4 anak ini diketahui via postingan sang tetangga, Karmila. Kisahnya pun langsung viral di sosial media.
Berdasarkan cerita tersebut, keempat bersaudara ini yaitu Nur Wenda, Raju, Refi, dan Pian, ditinggalkan dan ditelantarkan sang Ibu bernama Rodiah.
Kondisi tempat tinggal yang berbentuk gubuk.
Mereka tinggal di sebuah gubuk berukuran 3 meter x 6 meter di Desa Karanganyara, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat.
Dalam ceritanya tersebut, Karmila menceritakan kondisi tempat tinggal empat bersaudara ini yang sangat kurang layak. Barang-barang berserakan, dan atap rumah yang hampir roboh. Kondisi tersebut dinilai kurang layak dan mebahayakan bagi kesehatan mereka.
Cerita sang Anak: Awalnya Ibu pamit pergi ke warung
Dalam kisahnya, Nur Wenda mengatakan bahwa Ibunya pergi dan menalantarkan dirinya usai pamit beli sabun ke warung. Sudah terhitung satu tahun sang ibu tak kembali ke rumah.
Sang ibu diduga kabur meninggalkan anak-anaknya untuk hidup bersama dengan pacarnya yang tajir.
Kondisi seperti ini yang memaksa Nur Wenda dan adiknya Raju Winata menjadi tulang punggung keluarga demi kedua adik-adiknya. Sementara itu, sang Ayah diketahui sudah meninggal sepuluh tahun lalu.
Kondisi adik-adiknya alami gizi buruk dan gangguan psikologis.
Mereka berempat saat ini berjuang hidup tanpa orang tua, sementara kondisi kedua adiknya Refi dan Pian sangat memperihatinkan.
Reffi dan Pian saat ini mengalami kondisi gizi buruk. Bahkan kondisi psikologis keduanya menurun.
Kondisi ini diperparah dengan keadaan mereka yang sering menahan lapar lantaran tak punya uang untuk beli makanan.
sumber: planet.merdeka.com
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
iKlik Network







