PILIHAN
Lihat Bandara di Atas Lahan Gambut, DPRD Kepulauan Meranti KUnjungi Inhil
![]() |
| Anggota Komisi B DPRD Kepulauan Meranti menanyakan sistim pengelolaan bandara di Inhil (Foto: daririau.com) |
Pada perinsifnya, Komisi B DPRD Kepulauan Meranti menyetujui rencana Pemerintah daerah melakukan pembangunan Bandara, Langkah awal yang dilakukan Komisi B sebelum menyetujui besaran anggaran dan pelaksanaan pembangunan bandara di Kabupaten Sagu itu, Komisi B melakukan studi banding dan kelayakan ke Tembilahan tujuan Bandara Tempuling Kabupaten Inhil.
Dalam kunjungan DPRD Meranti ke Inhil tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Meranti Dedi Putra S HI tersebut di pimpin tampak hadir Wakil Ketua Komisi B Asmawi, Sekretaris Komisi Darsini Komisi B, Anggota Komisi B M Tartib SH Msi dan M Tofiek. Kedatangan Komisi B DPRD Kabupaten Meranti ke INhil di sambut oleh Sekda Inhil H Alimuddin RM dengan menggelar pertemuan di ruang rapat kantor Bupati Inhil lantai 5.
"Kunjungan kita ke Inhil untuk mengetahui secara pasti bentuk pembangunan bandara Tempuling di Inhil, Bandara tersebut dibangun diatas lahan gambut, makanya kita mengambil perbandingan ke Inhil, lahan di Meranti juga gambut" kata Dedi saat diruang pertemuan dengan Sekda Inhil Jum,at (13/3).
Sesuai dengan rencana pemerintah daerah membangun Bandara di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk membuka akses jalur udara menuju Kabupaten-Kabupaten di Riau serta membuka akses Kabupaten Meranti ke Negara yang berbatasan langsung dekat dengan Kabupaten Kepualan Meranti. "Dari Pekanbaru menuju Inhil jalur darat memakan waktu 7 jam, jika akses udara terbuka bisa lebih cepat dengan waktu menit," kata Dedi.
Ditempat yang sama, Anggota Komisi B DPRD Meranti M Tartib SH Msi menanyakan, berapa besar anggaran yang di sedot dari APBD Inhil serta apakah ada bantuan Provinsi Riau dan Pemerintah pusat dalam melakukan pembangunan bandara di Inhi, Berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan gedung serta sarana dan prasarana bandara oleh Pemda?
"Saya lihat Bandara Tempuling di Inhil ini cukup megah, seperti apa rencana pemerintah menambah akses jalur udara dari Inhil ke daerah tujuan, masukan dari Pemda Inhil tentang pembangunan bandara akan dijadikan bahan untuk mendukung rencana Pemda Meranti membangun Bandara," kata Tartib.
Semantara itu Sekda Kabupaten Inhil H Alimuddin RM menjelaskan, kalau rencana Pemda Inhil membangun Bandara di kabupaten Inhuil sudah ada sejak tahun 1981, namun baru terealisasi rencana tersebut tahun 2004 dengan sistim anggaran multiyear. Bangunan bandara Inhil cukup megah dengan menelan anggaran senilai Rp 159 milyar.
"Pembangunan bandara di Inhil dibantu anggaran Provinsi Riau senilai Rp 103 milyar, itulah bisa rencana pembangunan bandraa di Inhil terbangun, sedangkan dari Pemerintah pusat tidak ada bantuan sama sekali padahal, sudah sering sekali Pemkab Inhuil usulkan permohonan menggunakan proposal ke Kementrian terkait," jelas Wardan.
Sedangkan untuk perawatan kata Sekda, Setiap tahunnya anggaran cukup minim kebutuhan perawatan bandara Tempuling Rp 3 milyar namun kemampuan daerah hanya Rp 8 ratus juta, saat ini hanya ada sekali dalam seminggu penerbangan Tembilahan-Pekanbaru menggunakan pesawat Susiair. "Biaya penerbangan dari Inhil-Pekanbaru ditanggung oleh Kementrian," jelasnya. (Adv Humas/daririau)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








