PILIHAN
Marwah Inhil Yang Mana yang Diperjuangkan ?
Oleh : Riko Yuandana
(Mahaiswa Inhil-Pekanbaru)
Republik Indonesia. Ia, yang dulu jauh dimasa kerajaan dikenal dengan sebutan Nusantara. yang kini dikenal dengan Indonesia setelah 69 Tahun Kemerdekaan Indonesia ku ini. Kemerdekaan bangsa ini terjadi bukan karna diberi, juga bukan karna di minta, apa lagi dibeli dari para penjajah. Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini direbut dengan segenap tumpah darah parah patriot bangsa. Namun setelah merdeka. Bangsa ini kembali dijajah dengan bentuk penjajahan modern, bukan oleh para kolonial. namun para Korporasi.
Masih segar di pikiran kita, tanggal 17 Juni 2014 tragedi yang memilukan dan pukulan telak untuk Inhil kita. Bahkan tanggal 19 Februari 2015 kembali terjadi tragedy untuk INHIL. Entah itu siapa yang salah. Yang jelas seperti pepatah mengatakan “ ada asap. Pasti ada api “. Bahkan tidak hanya di bagian Inhil, tetangga provinsi kita juga sedang merintih dengan terjadinya tragedi hilang nya nyawa seorang aktivis tani pada tanggal 1 Maret 2015. Belum lagi konflik lahan yang ada didaerah lain. rakyat yang ingin merasakan kemerdekaan yang di dengungkan selama ini. Malah selalu merasa akan keresahan bahkan ketakutan saat berhadapan dengan konflik.
Lalu marwah inhil yang mana yang diperjuangkan ?. dengan sistem yang dianut oleh bangsa Indonesia, masyarakat hanya mengadu kepada legislative. Juga pada eksekutif dan sang penegak hukum di bumi nusantara ini yudikatif. apa kita ingin anak cucu kita besok hidup di tanah para korporasi?, kita bukanlah masyarakat yang anti terhadap investasi. Namun apakah kita sampai sekarang ini merasakan benar-benar atas hadirnya korporasi?, apa yang kita nikmati?, siapa yang menikmati?. Bukankah sila kelima dari pancasila adalah “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” (*)
(Mahaiswa Inhil-Pekanbaru)
Republik Indonesia. Ia, yang dulu jauh dimasa kerajaan dikenal dengan sebutan Nusantara. yang kini dikenal dengan Indonesia setelah 69 Tahun Kemerdekaan Indonesia ku ini. Kemerdekaan bangsa ini terjadi bukan karna diberi, juga bukan karna di minta, apa lagi dibeli dari para penjajah. Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini direbut dengan segenap tumpah darah parah patriot bangsa. Namun setelah merdeka. Bangsa ini kembali dijajah dengan bentuk penjajahan modern, bukan oleh para kolonial. namun para Korporasi.
Masih segar di pikiran kita, tanggal 17 Juni 2014 tragedi yang memilukan dan pukulan telak untuk Inhil kita. Bahkan tanggal 19 Februari 2015 kembali terjadi tragedy untuk INHIL. Entah itu siapa yang salah. Yang jelas seperti pepatah mengatakan “ ada asap. Pasti ada api “. Bahkan tidak hanya di bagian Inhil, tetangga provinsi kita juga sedang merintih dengan terjadinya tragedi hilang nya nyawa seorang aktivis tani pada tanggal 1 Maret 2015. Belum lagi konflik lahan yang ada didaerah lain. rakyat yang ingin merasakan kemerdekaan yang di dengungkan selama ini. Malah selalu merasa akan keresahan bahkan ketakutan saat berhadapan dengan konflik.
Lalu marwah inhil yang mana yang diperjuangkan ?. dengan sistem yang dianut oleh bangsa Indonesia, masyarakat hanya mengadu kepada legislative. Juga pada eksekutif dan sang penegak hukum di bumi nusantara ini yudikatif. apa kita ingin anak cucu kita besok hidup di tanah para korporasi?, kita bukanlah masyarakat yang anti terhadap investasi. Namun apakah kita sampai sekarang ini merasakan benar-benar atas hadirnya korporasi?, apa yang kita nikmati?, siapa yang menikmati?. Bukankah sila kelima dari pancasila adalah “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” (*)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








