PILIHAN
Indonesia Salah Satu Bahasa Paling Positif di Dunia
INHILKLIK.COM - Bahasa merupakan cara setiap orang untuk dapat berkomunikasi satu sama lain dalam menjalani kegiatan sehari-hari, juga untuk menyampaikan perasaan. Dari miliaran bahasa yang ada di dunia, ternyata ada bahasa yang dianggap paling mencerminkan bahagia atau bernada positif.
Para peneliti yang berasal dari Australia dan Amerika Serikat ini mempelajari ada sekitar 100 ribu bahasa yang paling umum digunakan, dan sepuluh bahasa yang paling sering diucapkan.
Bahasa-bahasa tersebut berasal dari Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, Arab, Indonesia, Mandarin, Korea, dan Rusia.
Dilansir laman Science World Report, Jumat 13 Februari 2015, menurut peneliti, bahasa Spanyol mendapat posisi teratas sebagai bahasa paling positif di dunia, diikuti oleh Portugis, Brasil, Inggris, dan Indonesia. Sementara untuk bahasa Mandarin berada di posisi paling buncit.
"Kami melihat sepuluh bahasa dan dalam setiap sumber kami melihat orang-orang menggunakan kata-kata yang positif dalam bahasa itu," ungkap Peter Dodds asal University of Vermont yang ikut memimpin penelitian.
Dalam studinya itu, peneliti-peneliti itu mempelajari Hipoteses Pollyanna, yang merupakan kecenderungan orang-melihat sisi optimisme pada kehidupan.
Bahasa-bahasa positif yang mereka kumpulkan berasal dari kata-kata yang paling populer digunakan seperti di surat kabar, buku, film, internet, media sosial, dan lirik lagu.
Hasil temuan bahasa paling positif ini, mereka terbitkan ke dalam jurnal Proceeding National Academy of Sciences. (viva)
Para peneliti yang berasal dari Australia dan Amerika Serikat ini mempelajari ada sekitar 100 ribu bahasa yang paling umum digunakan, dan sepuluh bahasa yang paling sering diucapkan.
Bahasa-bahasa tersebut berasal dari Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Portugis, Arab, Indonesia, Mandarin, Korea, dan Rusia.
Dilansir laman Science World Report, Jumat 13 Februari 2015, menurut peneliti, bahasa Spanyol mendapat posisi teratas sebagai bahasa paling positif di dunia, diikuti oleh Portugis, Brasil, Inggris, dan Indonesia. Sementara untuk bahasa Mandarin berada di posisi paling buncit.
"Kami melihat sepuluh bahasa dan dalam setiap sumber kami melihat orang-orang menggunakan kata-kata yang positif dalam bahasa itu," ungkap Peter Dodds asal University of Vermont yang ikut memimpin penelitian.
Dalam studinya itu, peneliti-peneliti itu mempelajari Hipoteses Pollyanna, yang merupakan kecenderungan orang-melihat sisi optimisme pada kehidupan.
Bahasa-bahasa positif yang mereka kumpulkan berasal dari kata-kata yang paling populer digunakan seperti di surat kabar, buku, film, internet, media sosial, dan lirik lagu.
Hasil temuan bahasa paling positif ini, mereka terbitkan ke dalam jurnal Proceeding National Academy of Sciences. (viva)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








