PILIHAN
Protes Muslim Uighur, Demonstran Bakar Bendera China
INHILKLIK.COM, MEDAN – Konsulat Jenderal China, di Jalan Walikota, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, didatangi puluhan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Jihad Pembela Muslim Tertindas, Jumat (6/2/2015).
Mereka datang untuk menyampaikan protes tindakan Pemerintah China yang menindas kelompok muslim Uighur, di negeri tirai bambu tersebut.
Selain membawa spanduk, massa aksi juga membawa poster yang mengecam penindasan terhadap warga Muslim Uighur.
Aksi unjukrasa ini juga diwarnai dengan pembakaran replika bendera China sebagai lambang protes.
"Azan dilarang, jilbab dilarang, jenggot dilarang, ibadah dilarang. Pelanggaran atas larangan yang itu akan berakibat pada penangkapan dan penyiksaan," kata pimpinan aksi, Nursarianto.
Massa menilai, China telah menganeksasi wilayah Muslim Uighur dan berupaya menghapus identitas budaya dan agama Islam di sana. Mereka pun banyak memindahkan warga nonmuslim ke sana.
Selain menyatakan protes kepada Pemerintah China, massa juga mendesak Pemerintahan Jokowi-JK untuk memutus hubungan diplomatik dengan China dan membatasi kegiatan perusahaan dari negara itu di Indonesia. (Okezone)
Mereka datang untuk menyampaikan protes tindakan Pemerintah China yang menindas kelompok muslim Uighur, di negeri tirai bambu tersebut.
Selain membawa spanduk, massa aksi juga membawa poster yang mengecam penindasan terhadap warga Muslim Uighur.
Aksi unjukrasa ini juga diwarnai dengan pembakaran replika bendera China sebagai lambang protes.
"Azan dilarang, jilbab dilarang, jenggot dilarang, ibadah dilarang. Pelanggaran atas larangan yang itu akan berakibat pada penangkapan dan penyiksaan," kata pimpinan aksi, Nursarianto.
Massa menilai, China telah menganeksasi wilayah Muslim Uighur dan berupaya menghapus identitas budaya dan agama Islam di sana. Mereka pun banyak memindahkan warga nonmuslim ke sana.
Selain menyatakan protes kepada Pemerintah China, massa juga mendesak Pemerintahan Jokowi-JK untuk memutus hubungan diplomatik dengan China dan membatasi kegiatan perusahaan dari negara itu di Indonesia. (Okezone)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








