• Selasa, 07 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Empat Keturunan Indonesia yang Jadi Pejabat Tinggi di Negara lain

Redaksi

Jumat, 06 Februari 2015 21:54:39 WIB
Cetak
INHILKLIK.COM - Informasi mengenai Raymond Sapoen, calon presiden Suriname yang kakeknya berasal dari Banyumas, Jawa Tengah, menarik perhatian publik dalam negeri. Sebagai negara besar, masyarakat Indonesia kadang belum sadar bahwa bangsanya tersebar di seluruh dunia.

Terbukti, saat Kementerian Luar Negeri menggelar konferensi Diaspora Indonesia pertama kali tiga tahun lalu, segera terkuak ada 55 jejaring perantau asal Tanah Air yang tersebar di 26 negara. Itu baru yang resmi berorganisasi. Belum memperhitungkan para perantau yang pergi sejak muda atau imigran ilegal mengadu nasib di negeri orang.

Di Amerika Serikat saja, lebih dari 7.000 bekas WNI mengadu nasib. Mereka berkarir di pelbagai sektor, mulai dari wirausaha, keamanan, hingga politik. Banyak dari para diaspora itu masih sangat peduli pada Tanah Airnya.

Tak sedikit warga keturunan Indonesia berhasil membaur di negara barunya hingga dipercaya memperoleh jabatan politik. Ini biasanya terjadi pada generasi kedua para perantau asal Tanah Air.

Misalnya di Suriname, Malaysia, atau Madagaskar. Kendati tak terlalu menguasai bahasa Indonesia, tapi mereka masih mengakui negara ini sebagai bagian dari budaya dan sejarah keluarganya.

Merdeka.com memuat cerita empat warga keturunan Indonesia, selain Raymond, yang sukses di bidang politik atau militer, sehingga dipercaya menduduki jabatan strategis pemerintahan.

Siapa saja mereka? Simak rangkumannya berikut ini:

1. Richard Rakotonirina
Dia adalah pejabat militer Madagaskar, negara kepulauan di sisi timur Benua Afrika. Richard Rakotonirina menyadari darah Indonesianya dari pihak ayah. Pria berpangkat brigadir jenderal ini menyadari keluarga sang ayah berasal dari Tanah Air.

Richard Rakotonirina (kedua dari kiri)

Dari penelusuran pribadi itu, Richard jadi mencintai budaya Indonesia. Pria yang menjabat Gubernur Akademi Militer Madagaskar ini belajar bahasa nasional kita. Bahkan dulu dia minta atasannya mengikuti pendidikan Sesko AD di Bandung pada 2000, disusul kemudian pada 2011 mengikuti kursus Lemhanas.

Richard memutuskan hadir saat Kemenlu menggelar Kongres Diaspora Indonesia pada 2013 lalu di Jakarta. "Saya cinta Indonesia, cinta nusantara," ujarnya.


Dia mengatakan warga Madagaskar menyadari kedekatan dengan budaya Indonesia, khususnya Jawa dan Sulawesi Selatan. Dia menyebut 70 persen dari 22 juta warga Madagaskar kemungkinan besar Nusantara. Bila merujuk kajian sejarah, pelayaran dari Nusantara ke Madagaskar sudah berlangsung sejak abad ke-7.


2. Ahmad Zahid Zamidi
Kali ini kita ke Malaysia. Tokoh politik senior Partai Barisan Nasional (UMNO) sekaligus Menteri Dalam Negeri bernama lengkap Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi ini secara terbuka mengakui keturunan Indonesia.

Ahmad Zahid Zamidi

Kakeknya berasal dari Kulon Progo, Yogyakarta. Sedangkan sang nenek warga asli Ponorogo, Jawa Timur. Keluarga Zahid pindah ke Malaysia setelah sang kakek merantau ke negeri jiran pada 1932.

Lahir dan besar di Malaysia tidak membuat Zahid melupakan asal-usulnya. "Sebenarnya cukup banyak warga keturunan Indonesia yang berkarir di pemerintahan dan menjadi pejabat di Malaysia," ujarnya seperti dilansir Astro Awani, (2/9/2013).

Pria yang besar di Bagan Datoh, Negara Bagian Perak ini berharap kerja sama Indonesia-Malaysia terus ditingkatkan. Dia mengatakan frasa 'satu rumpun' betul-betul nyata, sehingga kedua negara ini sepatutnya mengedepankan persaudaraan dalam diplomasinya.


"Saya juga bisa berbahasa Jawa," ungkap Zahid saat ramah tamah dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Maret 2013 lalu.


3. Paul Somohardjo
Jika kita sebelumnya berkenalan dengan Raymond Sapoen, sang capres Suriname, maka politikus berdarah Indonesia yang lebih legendaris di negara itu adalah Paul Somohardjo. Pria ini pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Suriname selama 2005-2010. Ini jabatan politik tertinggi pernah diemban etnis Jawa di negara bekas jajahan Belanda tersebut.

Paul Somohardjo

Paul adalah mentor politik Raymond. Bahkan sebagai petinggi Partai Pertjaja Luhur, dialah yang menominasikan menteri perindustrian itu untuk maju merebut kursi presiden Mei mendatang.

Pria 69 tahun ini sudah makan asam garam perpolitikan Suriname. Walau mayoritas penduduk Suriname adalah etnis kulit hitam asal Afrika, dia mampu mengamankan suara mutlak dari warga keturunan Jawa yang sebesar 15 persen populasi. Paul banyak mendapat dukungan lewat pemilih minoritas.

Sebagai generasi kedua perantau keturunan Jawa, Paul diminta melestarikan budaya leluhurnya. Oleh sebab itu, dia rajin berkunjung ke Jawa Tengah. Sebab, Paul mendapat informasi kakek neneknya berasal dari Semarang dan Surakarta.

"Saya bisa berbahasa Jawa kasar, tapi sama sekali tidak paham bahasa Indonesia," tuturnya sambil tergelak saat bertandang ke Jawa Tengah tiga tahun lalu.


Paul pula yang berjasa mengundang seniman Jawa tampil di Suriname. Di antaranya adalah penyanyi campur sari Didi Kempot, maestro biduan keroncong Waljinah, serta pelawak Marwoto.


4. Yusof Ishak
Yusof Ishak mungkin salah satu warga keturunan Indonesia dengan jabatan tertinggi dalam daftar ini. Dia adalah Presiden pertama Singapura terpilih pada 9 Agustus 1965.

Yusof memiliki ayah yang berasal dari Minangkabau. Sang ayah di masa muda merantau ke Negara Bagian Perak, Malaysia.

Yusof Ishak


Semasa muda, dia turut aktif dalam liga nasional Federasi Malaya yang memperjuangkan kemerdekaan dari Inggris. Perjuangannya berhasil pada 1959. Sesuai kesepakatan politik dengan para politikus pribumi lainnya, Yusof diberi tugas menjadi Presiden Singapura.

Sayang, Partai Aksi Rakyat pimpinan Lee Kuan Yeuw merasa Kuala Lumpur lebih mengutamakan warga etnis Melayu. Alhasil, mayoritas keturunan China di Singapura memutuskan keluar dari Federasi Malaya pada 1965.


Namun Yusof memilih bertahan dan membela keputusan PAP. Dia tetap menjadi presiden Singapura hingga akhir hayatnya pada 1970. Wajah Yusof diabadikan di pecahan 1.000 Dollar Singapura. Dia satu-satunya presiden Singapura berasal etnis Melayu. (Merdeka)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
  • 2 Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
  • 3 Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
  • 4 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 5 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 6 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 7 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network