PILIHAN
Warga Batang Tuaka Minta Dewan Tak Lupa Janji
INHILKLIK.COM, BATANG TUAKA - Keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan penghubung di Sungai Dusun Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau tak kunjung selesai. Kali ini para pengguna jalan sudah gerah dan minta pemerintah untuk serius melakukan pembangunan infrastruktur khususnya jalan.
"Kami minta kepada pemerintah untuk serius dan memperhatikan pembangunan jalan di sini. Karena sudah berapa tahun jalan ini tidak pernah bagus," sebut salah seorang pengendara Ardi seperti dilansir bertuahpos.com, Senin (26/1/15).
Warga lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Ia juga meminta kepada para dewan, khususnya yang memiliki daerah pemilihan dari kecamatan tersebut untuk tidak lupa dengan masyarakat yang telah mempercayakan mereka sebagai wakil rakyat
"Harusnya dewan-dewan yang telah duduk itu tidak lupa dengan kita. Jangan waktu mau dipilih saja sibuk mengunjungi daerah kami, tapi pas ada keluhan seperti ini mereka hanya diam saja," sebut salah seorang ibu-ibu yang kendaraannya macet akibat genangan air yang hampir satu meter menutupi badan jalan.
Untuk diketahui, derita para pengguna jalan tersebut tidak hanya mengenai banyaknya lubang-lubang serta genangan air pada badan jalan tersebut. Mereka juga keberatan karena harus mengeluarkan biaya tambahan dengan memakai sampan getek (bambu) sebesar Rp 5.000 hingga Rp 15 ribu. (bp)
"Kami minta kepada pemerintah untuk serius dan memperhatikan pembangunan jalan di sini. Karena sudah berapa tahun jalan ini tidak pernah bagus," sebut salah seorang pengendara Ardi seperti dilansir bertuahpos.com, Senin (26/1/15).
Warga lainnya juga menyampaikan hal yang sama. Ia juga meminta kepada para dewan, khususnya yang memiliki daerah pemilihan dari kecamatan tersebut untuk tidak lupa dengan masyarakat yang telah mempercayakan mereka sebagai wakil rakyat
"Harusnya dewan-dewan yang telah duduk itu tidak lupa dengan kita. Jangan waktu mau dipilih saja sibuk mengunjungi daerah kami, tapi pas ada keluhan seperti ini mereka hanya diam saja," sebut salah seorang ibu-ibu yang kendaraannya macet akibat genangan air yang hampir satu meter menutupi badan jalan.
Untuk diketahui, derita para pengguna jalan tersebut tidak hanya mengenai banyaknya lubang-lubang serta genangan air pada badan jalan tersebut. Mereka juga keberatan karena harus mengeluarkan biaya tambahan dengan memakai sampan getek (bambu) sebesar Rp 5.000 hingga Rp 15 ribu. (bp)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








