Jadi Tukang Las, Mantan Wali Kota Ini Sebut Yang Penting Halal
INHILKLIK. COM - Tidak lagi menjadi pejabat pemerintahan tidak menghalangi FX Hadi Rudyatmo menekuni pekerjaan lain yang ia kuasai. Dari seorang wali kota, FX Hadi Rudyatmo tidak segan mengambil pekerjaan menjadi tukang las.
Rudy mengaku mempunyai banyak keterampilan, di antaranya mengelas, bubur ataupun menjadi tukang kayu. Apapun yang dilakukan, menurutnya, ia yakin akan bermanfaat.
"Saya besok itu dapat pesanan ngelas pagar banyak, pagar besi lah," ucap Rudy sesaat akan meninggalkan balai kota kemarin.
Ucapan tersebut pun dibuktikannya. Hari ini ia benar-benar mengelas di halaman rumahnya, Kelurahan Pucangsawit, Jebres. Dengan kaos merah, celana panjang dan sendal jepit serta masker biru, ia duduk sambil mengelas sebuah ember besi yang cukup besar.
Kegiatan hari pertama itu diunggah secara langsung melalui media sosial instagram @fx.rudyarmo. Puluhan warganet memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan Rudy tersebut. Rudy mengaku tidak malu bekerja sebagai tukang las. Apalagi kegiatan tersebut halal.
"Sudah lama enggak ngelas. Ilmu itu tidak akan hilang," ujar Rudy, Kamis (18/2).
"Nanti kalau ada proyek ngelas ya ngelas, atau kalau ada kayu ya jadi tukang kayu. Yang penting mendapatkan uang halal," imbuhnya.
Kendati berganti pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra, Rudy mengaku tetap mempunyai semangat lebih. Menurutnya, menjadi wali kota maupun warga biasa tidak akan menurunkan derajatnya.
"Wali Kota itu kan juga warga biasa. Kalau implementasinya menjadi wali kota adalah menjadi seorang penguasa, ya pasti sulit beradaptasi ke kehidupan biasa. Kalau saya, selama menjadi wali kota ya yang penting saya melayani masyarakat," tandasnya.
Rudy memastikan tidak akan ada perubahan drastis pada kegiatannya dalam hal melayani masyarakat. Meski dirinya sudah tidak lagi menjadi wali kota Solo, namun ia tetap menerima keluhan warga yang akan datang kepadanya.
"Tadi pagi saja masih banyak warga yang datang ke rumah saya. Semua hal baik untuk melayani warga selama saya bisa, akan saya lakukan. Itu komitmen saya untuk tetap berkiprah," katanya.
Rudy berharap, kecintaannya terhadap warga Solo bisa diteruskan Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru mendatang. Kepada Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa ia meminta untuk bersama-bersama menghilangkan KLMT (kecil, lemah, miskin dan tertindas) dari Solo.
"Jangan sampai KLMT ini ada di Solo. Itu pesan saya untuk Mas Gibran dan Pak Teguh. Semoncer apapun bangunan di Kota Solo, kalau masih ada KLMT, itu masih gagal," pungkasnya. (as)
Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.
Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal
TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.
Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025
Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.
Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi
Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.
GMNI Inhil Gelar Diskusi, Bahas Mengapa Inhil Tidak Masuk PSN Sentra Hilirisai Kelapa Nasional
Indragiri Hilir — DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir menggelar .
iKlik Network







