PILIHAN
Filipina 'Sembunyikan' Warga Miskin Saat Paus Datang
![]() |
| Pemerintah Filipina menyembunyikan ratusan warga miskin Manila saat Paus Fransiskus mengadakan misa di negara itu. (Reuters/Romeo Ranoco) |
Diberitakan The Guardian, pemerintah Filipina mengakui pada Jumat (23/1) bahwa mereka telah membawa 490 pengemis dan gelandangan dari jalan untuk ditempatkan di sebuah penginapan mewah di selatan Manila saat Paus berkunjung 15-19 Januari lalu.
Anggota parlemen Filipina menuntut jawaban pemerintah soal mengapa para orang miskin disembunyikan saat Paus dalam misa Minggu lalu berceramah soal kasih sayang terhadap orang miskin. Misa itu dihadiri oleh enam juta orang.
"Paus pasti ingin melihat Filipina, keburukannya dan semuanya. Janganlah kita berpura-pura bahwa kita adalah negara dunia pertama," kata anggota dewan Terry Ridon, yang mengirimkan pertanyaan kongres ke pemerintah.
Menteri Kesejahteraan Sosial Filipina Corazon Soliman sebelumnya mengatakan bahwa ratusan orang miskin yang tinggal di pemukiman kumuh dan tenda-tenda yang diikatkan di pohon palem sepanjang pantai Manila Bay dipindahkan ke penginapan di Roxas Boulevard sebelum kunjungan Paus.
Renato Reyes, sekretaris jenderal kelompok sayap kiri Bayan, mengecam tindakan pemerintah yang menurutnya ingin "membersihkan kemiskinan".
Namun Soliman membantah ingin menyembunyikan warga miskin dan berdalih itu demi menghindarkan mereka dari diskriminasi dan sindikat kriminal saat massa berdatangan untuk menghadiri misa Paus.
Selain itu, kata dia, ratusan warga miskin itu akan menerima pelatihan sebagai bagian skema pemerintah yang diluncurkan tahun lalu bagi 11 ribu keluarga tunawisma. Saat ini, sudah ada 2.000 tunawisma yang diberikan rumah gratis selama satu tahun berdasarkan program ini.
"Salah satu bentuk pelatihannya adalah mengakrabkan mereka dengan ruangan yang memiliki pintu dan toilet," ujar Soliman.
Penginapan Chateau Royale tempat warga miskin diinapkan menawarkan fasilitas mewah, termasuk kolam renak dan panjat tebing. Biaya menginap per malam di hotel ini adalah 24 ribu peso atau lebih dari Rp6,7 juta.
Soliman mengatakan pemerintah tidak membayar ongkos itu sendirian, tapi tidak memberikan penjelasan lebih rinci.
Kemiskinan masih menjadi masalah utama di Filipina. Sekitar sepertiga populasi Filipina berada di bawah garis kemiskinan dan kemajuan pemberantasan kemiskinan sangat lambat. (cnnindonesia)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








