PILIHAN
Listrik Indonesia Mahal tapi Minim Pelayanan
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Meski tarif dasar listrik (TDL) PT PLN (Persero) batal naik pada 1 Januari lalu, harga listrik yang kini berlaku masih dirasa berat oleh masyarakat.
"Tarif listrik Indonesia tergolong mahal harusnya disesuaikan dengan pelayanan kepada masyarakat. Tarif mahal tapi listrik masih suka padam di banyak wilayah. Pelayanannya masih minim," kata ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Barat, HM Tauhid kepada media, Jumat (23/1/2015).
Menurut Tauhid, pemadaman lebih dari satu jam masih sering terjadi di wilayah Sumatera Barat. Meski PLN mencanangkan satu juta sambungan, di beberapa wilayah pinggiran Sumbar belum terjamah listrik.
"Padahal wilayah Sumbar adalah titik perdagangan penting di Indonesia. Ada pelabuhan, ada daerah wisata," kata Tauhid yang merupakan ketua Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI).
Listrik yang dijual PLN menurut Tauhid lebih mahal dari Amerika Serikat (AS), China, dan Vietnam. Di AS, listrik hanya 8 sen dolar AS per KWH, China sekira 8 sen dolar AS per KWH, Vietnam 6,5 sen dolar AS per KWH, dan Indonesia 9 sen dolar AS per KWH.
"Di China, harga listrik 10 sen dolar AS per KWH tapi malam hari didiskon 30 persen sehingga jatuhnya 8 sen, sehingga lebih murah dari Indonesia," kata Tauhid.
Menurut Tauhid, imbasnya banyak pelaku usaha kecil menengah di sumbar mengeluh soal listrik karena otomatis akan menambah beban produksi dan mempengaruhi harga barang sehingga akhirnya tak bisa bersaing.
“Banyak investor yang lari ke Vietnam karena biaya produksinya lebih murah, suku bunga bank lebih rendah, produktivitasnya lebih tinggi. Di Vietnam, 48 jam (kerja) per minggu, di kita cuma 40 jam. Jadi, kalau per 1 Januari 2015 pemerintah menaikkan tarif listrik, maka banyak perusahaan gulung tikar,” ujar Tauhid. (Okezone)
"Tarif listrik Indonesia tergolong mahal harusnya disesuaikan dengan pelayanan kepada masyarakat. Tarif mahal tapi listrik masih suka padam di banyak wilayah. Pelayanannya masih minim," kata ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sumatera Barat, HM Tauhid kepada media, Jumat (23/1/2015).
Menurut Tauhid, pemadaman lebih dari satu jam masih sering terjadi di wilayah Sumatera Barat. Meski PLN mencanangkan satu juta sambungan, di beberapa wilayah pinggiran Sumbar belum terjamah listrik.
"Padahal wilayah Sumbar adalah titik perdagangan penting di Indonesia. Ada pelabuhan, ada daerah wisata," kata Tauhid yang merupakan ketua Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI).
Listrik yang dijual PLN menurut Tauhid lebih mahal dari Amerika Serikat (AS), China, dan Vietnam. Di AS, listrik hanya 8 sen dolar AS per KWH, China sekira 8 sen dolar AS per KWH, Vietnam 6,5 sen dolar AS per KWH, dan Indonesia 9 sen dolar AS per KWH.
"Di China, harga listrik 10 sen dolar AS per KWH tapi malam hari didiskon 30 persen sehingga jatuhnya 8 sen, sehingga lebih murah dari Indonesia," kata Tauhid.
Menurut Tauhid, imbasnya banyak pelaku usaha kecil menengah di sumbar mengeluh soal listrik karena otomatis akan menambah beban produksi dan mempengaruhi harga barang sehingga akhirnya tak bisa bersaing.
“Banyak investor yang lari ke Vietnam karena biaya produksinya lebih murah, suku bunga bank lebih rendah, produktivitasnya lebih tinggi. Di Vietnam, 48 jam (kerja) per minggu, di kita cuma 40 jam. Jadi, kalau per 1 Januari 2015 pemerintah menaikkan tarif listrik, maka banyak perusahaan gulung tikar,” ujar Tauhid. (Okezone)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








