Polisi Ungkap Alasan Tak Bubarkan Massa Habib Rizieq saat Maulid Nabi
INHILKLIK.COM - Mantan Kapolrestro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus karantina kesehatan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS), di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).
Dalam sidang ini, Heru mengatakan, alasan pihaknya tak membubarkan kerumunan di Petamburan karena menghindari terjadinya gesekan dengan massa Habib Rizieq Shihab.
Hal itu disampaikan Heru saat ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) perihal langkah yang sudah dilakukan polisi saat acara pernikahan dan maulid Nabi Muhammad SAW, di kediaman Habib Rizieq Shihab pada 14 November 2020 lalu.
"Terkait upaya apakah dari pihak polri bisa membatasi agar tidak timbul kerumunan, upaya mengurangi ribuan massa?" tanya jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).
Heru menjawab sudah mengerahkan personel Brimob di lokasi sebagai langkah pengamanan. Selain itu, kata dia, pihaknya pun mengimbau masyarakat yang datang untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Upaya kami pada saat itu kami bersama Dandim dan Pak Wali Kota, sudah menurunkan personel Brimob, Polri, TNI, maupun Satpol PP. Di mana di awal-awal sekali kita sempat naik ke panggung untuk mengimbau untuk mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Lantaran masyarakat terus berdatangan, pihaknya tak ingin mengambil risiko dan memilih mundur sambil terus mengimbau lewat pengeras suara dari mobil komando.
"Tetapi begitu masa sudah mulai padet, kami mundur. Tetapi menuju ke area itu kita tetap pasang spanduk, pamflet, kita suarakan dari pengaras suara di mobil sound kami," ucapnya.
Heru menuturkan, alasan tak membubarkan massa yakni menghindari timbulnya gesekan dengan massa yang memadati acara itu.
"Apabila saya lakukan pembubaran pada malam itu akan terjadi kerusuhan akan sangat rawan sekali, karena situasi sudah malam," tukasnya. (*)
Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora
TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.
2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan
INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan
INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.
Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026
INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.
Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton
INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun
INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.
iKlik Network







.jpg)