Nangkop Sgu, Tradisi Suku Melayu di Kabupaten Inhil
INHILKLIK.COM - Daerah kabupaten Indragiri Hilir mengembangkan olahan sagu menjadi wisata kuliner di daerah itu karena dinilai memiliki keunikan dalam setiap proses pengolahannya.
"Sagu memiliki keunikan karena diproduksi di daerah rawa-rawa yang merupakan habitat alami dari rumbia,"
Ia menjelaskan bahwa sagu merupakan tepung yang olahannya berasal dari pemprosesan teras batang rumbia atau lebih dikenal dengan pohon sagu. Tepung ini memiliki karakteristik yang mirip dengan tepung tapioka.
"Dalam resep masakan, tepung sagu yang relatif sulit diperoleh sering diganti dengan tepung tapioka sehingga namanya sering kali dipertukarkan, namun pada dasarnya tepung ini berbeda,"
Dia menerangkan setiap seratus gram sagu kering setara dengan 355 kalori. Didalamnya rata-rata terkandung 94 gram karbohidrat, 0,2 gram protein, 0,5 gram serat, 10 miligram kalsium, 1,2 miligram zat besi, dan sedikit unsur lemak, karoten, tiamin dan asam akrobat.
"Untuk wisata kuliner di Inhil, sagu diolah menjadi sagu rendang dan laksa sagu, masyarakat setempat mengenalnya dengan istilah nangkop,"
Ia mengatakan bahwa "nangkop" ini berarti memakan sagu yang dihidangkan dengan ikan, udang, kerang ataupun lauk pauk lainnya.
"Bagi yang suka ngemil, sagu rendang di Inhil ini mesti dicoba, bentuknya bulat mungil, rasanya gurih-gurih manis dan renyah, jika dilihat sepintas cemilan ini mirip seperti ketumbar atau lada dengan warna kecoklatan," ucapnya.
Kemudian dia menjelaskan jika sagu rendang adalah cemilan khas Inhil yang adonannya dibuat dari bahan dasar tepung sagu, telur dan kelapa. Semua bahan dasar pembuatannya diambil dari perkebunan yang ada di Inhil.
"Olahan sagu ini sangat cocok untuk dijadikan buah tangan, satu bungkus sagu rendang berisi 15 hingga 20 gram yang dijual dengan harga Rp5 ribu per bungkus,"
Proses pembuatan sagu rendang ini yang pertama adalah mengayak tepung sagu secara berayun, setelah diayak tepung sagu ini kemudian digonseng hingga berwarna kecoklatan.
"Proses pembuatannya tidak sulit, sagu rendang ini tidak hanya ditemui saat acara besar saja, namun sagu rendang dan laksa sagu ini juga dapat ditemui pada anjungan pameran yang diadakan oleh kabupaten, provinsi dan nasional," katanya.
Ketua IWAPI Inhil Hj. Katerina Susanti Tegaskan Komitmen Perkuat Ekonomi Perempuan
Tembilahan — Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Kat.
Bunda PAUD Inhil Lakukan Kunjungan Kerja ke TK ABA, Dorong Penguatan Wajib Belajar 13 Tahun
Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., M.Kes., melakuka.
Asisten I Setda Inhil Hadiri Festival Sains Formakip Unisi Jilid 5
Tembilahan Hulu, (13/11/2025) - Universitas Islam Indragiri (Unisi) kembali menggelar Festival Sa.
Ketua TP PKK Inhil, Katerina Susanti, Ikuti Sosialisasi Hasil Rakernas X PKK Tahun 2025
TEMBILAHAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, be.
Wabup Yuliantini Apresiasi Kiprah PMI, Ketua PMI Inhil Dorong Aktifkan PMR dan KSR
TEMBILAHAN – Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, memberikan apresiasi atas kiprah dan kon.
Hari Pahlawan 2025, Bupati Inhil Pimpin Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Bhakti
Tembilahan, (10/11/2025) - Dalam suasana penuh khidmat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mela.
iKlik Network







