PILIHAN
Nilai Tukar Petani Riau Turun 1,63 Persen
![]() |
| Ilustrasi/Net |
"Nilai tukar petani Riau pada akhir tahun 2014 di bawah angga 100 yang menunjukan kondisi petani cukup menyedihkan," kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsyad, di Pekanbaru, Jumat (2/1).
Menurut Mawardi, NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar
petani.
NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan petani, sehingga semakin tinggi NTP dapat diartikan kemampuan daya beli atau daya tukar petani relatif lebih baik dan tingkat kehidupan petani juga lebih baik.
Ia mengatakan penurunan NTP disebabkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 2,59 persen, relatif lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang diterima petani hanya sebesar 0,92 persen.
Tren penurunan NTP mulai terasa sejak November lalu, dipengaruhi kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, yang membuat NTP anjlok di bawah angka 100 poin.
Kenaikan NTP hanya terjadi pada subsektor tanaman pangan/padi dan palawija yang pada Desember naik 0,13 persen dibandingkan bulan November. Sedangkan, NTP subsektor hortikultura turun 0,50 persen, subsektor peternakan turun 1,58 persen, dan subsektor perikanan turun 1,42 persen.
"Hanya NTP subsektor tanaman pangan yang sedikit meningkat karena naiknya harga beras," ujarnya. Ia mengatakan salah satu sebab penurunan NTP adalah karena pada Desember 2014 di daerah perdesaan Riau terjadi inflasi sebesar 2,60 persen.
Inflasi itu disebabkan oleh naiknya indeks pada semua kelompok pengeluaran konsumsi rumah tangga, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,14 persen, kelompok makanan jadi, rokok dan tembakau sebesar 1,55 persen, kelompok perumahan sebesar 1,80 persen dan kelompok sandang 1,15 persen.
Kemudian kelompok kesehatan juga naik sebesar 0,75 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,23 persen serta kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 7,70 persen.
"Sementara itu, nilai tukar usaha rumah tangga pertanian Riau sebesar 101,88 atau turun 149 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Mawardi. [mad/ant/Skalanews]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








