PILIHAN
Belum Disetujui Mendagri, Plt Gubri Tunda Mutasi Besar-besaran
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tjahyo Kumolo belum juga keluarkan izin mutasi pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Akibatnya, rencana mutasi besar-besaran yang dijadwalkan sudah berjalan sebelum akhir tahun pun gagal digelar.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengaku pasca dikirimnya surat permohonan izin mutasi ke Mendagri pada 22 Desember lalu sampai hari ini belum dikeluarkan.
"Belum ada lagi dikeluarkan Mendagri," kata Plt Gubri, Kamis (1/1/15). Menurut Andi begitu biasa disapa, sebelum izin dikeluarkan maka dirinya tidak bisa melakukan mutasi pejabat. Pasalnya sebagai pelaksana tugas, dirinya tidak memiliki kewenangan, kecuali jika ada ada izin dari Mendagri.
"Kita masih menunggu, inikan sesuai dengan kewenangan," ungkap Andi.
Terkait dengan mutasi pejabat di lingkungan Pemprov, sebelumnya mantan anggota DPR RI ini juga pernah berjanji tidak akan ada permainan uang dalam penempatan pejabat pada mutasi yang dilakukannya dalam waktu dekat.
Bahkan menurutnya, penempatan pejabat yang dilakukanya nanti akan dilakukan secara adil sesuai dengan kemampuan pejabat tersebut. "Saya akan tempatkan secara adil, sesuai dengan kemampuannya dimana," ungkapnya.
Namun begitu, Andi berharap kepada seluruh pejabat tidak khawatir dan tetap bekerja seperti biasa. Karena menurutnya, mutasi dalam pemerintahan adalah persoalan biasa. Ada pun saat ini sejumlah nama, disebut-sebut bakal menduduki posisi baru pada SOTK baru yang akan dilaksanakan sebelum akhir bulan ini. Diantaranya Kepala Dinas Bina Marga yang saat ini masih dijabat Safril Buchari akan digantikan Ahmad Ismail, yang nota bene mantan Kabid Bina Marga Dinas PU.
Kemudian Sekretaris DPRD yang saat ini dijabat Zulkarnaen Kadir akan digeser sebagai Kadisnaker. Sementara pengganti Zulkarnaen sendiri dikabarkan sudah dipersiapkan tiga nama yakni Genta dari Bengkalis, kemudian Chairul Riski serta Said Saqlul. Sementara Ahmad Syah Harofie dikabarkan akan tetap bertahan sebagai Kadiskominfo-PDE.
Selain itu ada juga Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), yakni Indrawati Nasution yang saat ini menjabat Plt Asisten II Setdaprov. BPKAD sendiri merupakan SOTK baru gabungan antara Biro Keuangan dan Biro Perlengkapan. (*)
Source: riauterkini.com
Source: riauterkini.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







