Waspadai Hipertensi, Dinkes Inhil Himbau, Warga Rutin Cek Kesehatan
INHILKLIK, - Kadinkes Inhil Rahmi mengatakan kasus hipertensi di Indonesia sangat banyak, bahkan sampai disebut silent killer. Ia meminta masyarakat untuk rutin memeriksa tekanan darah.
“1 dari 3 orang Indonesia mengalami hipertensi, bahkan angka ini terus meningkat setiap tahunnya. Hipertensi sering disebut silent killer karena orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki keluhan,” ujarnya.
Padahal, lanjutnya, hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan penyakit lain yang menyebabkan kematian dan pembiayaan kesehatan yang sangat besar.
“Oleh karena itu dalam peringatan hari hipertensi sedunia tahun 2023 saya mengajak kita semua untuk mengukur tekanan darah secara rutin, baik secara mandiri maupun di fasilitas kesehatan,” ungkap Rahmi.
Ia menilai deteksi dini hipertensi sangat penting untuk mencegah berbagai risiko penyakit akibat tekanan darah. Deteksi dini hipertensi harus digaungkan baik oleh pemerintah pusat dan daerah, maupun semua unsur masyarakat di berbagai sektor.
“Saya juga berpesan kepada masyarakat yang telah mengidap hipertensi untuk tetap menerapkan prinsip periksa kesehatan secara berkala, atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat, tetap jaga pola makan sehat dan gizi seimbang, serta upayakan olahraga fisik dan hindari rokok,” ucapnya.
Sebelum seseorang menderita hipertensi ada faktor resiko yang jadi penyebab hipertensi, antara lain pola makan yang tidak sehat, biasanya pola makan dengan kandungan gula garam lemak yang melebihi batas normal setiap harinya. Kemudian aktivitas fisik yang kurang dianjurkan, untuk setiap hari dapat melakukan aktivitas fisik sekitar 15 – 20 menit untuk mencegah munculnya penyakit yang tidak menular.
Ciri dari pengidap hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis mereka mengatakan masih merasa sehat walaupun tekanan darah tinggi. Mereka tidak merasa sakit, dan ini adalah populasi yang paling besar.
Klasifikasi hipertensi di Indonesia mengacu pada klasifikasi Eropa, yakni hipertensi dibagi menjadi beberapa derajat yaitu :
1. Optimal dengan tekanan darah >120/<80,
2. Normal dengan tekanan darah 120-129/80-84,
3. Tinggi Normal dengan tekanan darah 130-139/85-89,
4. Hipertensi Derajat 1 dengan tekanan darah 140-159 /90-99,
5. Hipertensi Derajat 2 dengan tekanan darah 160-179/100-109,
6. Hipertensi Derajat 3 dengan tekanan darah >180/ >110,.
(Adv)
Ketua IWAPI Inhil Hj. Katerina Susanti Tegaskan Komitmen Perkuat Ekonomi Perempuan
Tembilahan — Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Kat.
Bunda PAUD Inhil Lakukan Kunjungan Kerja ke TK ABA, Dorong Penguatan Wajib Belajar 13 Tahun
Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., M.Kes., melakuka.
Asisten I Setda Inhil Hadiri Festival Sains Formakip Unisi Jilid 5
Tembilahan Hulu, (13/11/2025) - Universitas Islam Indragiri (Unisi) kembali menggelar Festival Sa.
Ketua TP PKK Inhil, Katerina Susanti, Ikuti Sosialisasi Hasil Rakernas X PKK Tahun 2025
TEMBILAHAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, be.
Wabup Yuliantini Apresiasi Kiprah PMI, Ketua PMI Inhil Dorong Aktifkan PMR dan KSR
TEMBILAHAN – Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, memberikan apresiasi atas kiprah dan kon.
Hari Pahlawan 2025, Bupati Inhil Pimpin Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Bhakti
Tembilahan, (10/11/2025) - Dalam suasana penuh khidmat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mela.
iKlik Network







