• Ahad, 05 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Daerah

Masyarakat Dusun Sigambang Desa Keritang Hulu Keberatan Fee Jembatan dan Jalan Dihentikan

Juni Liadi Putra

Jumat, 04 Agustus 2023 11:04:05 WIB
Cetak
Masyarakat Dusun Sigambang Desa Keritang Hulu Keberatan Fee Jembatan dan Jalan Dihentikan

Inhil, - Masyarakat Dusun Sigambang Desa Keritang Hulu, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merasa keberatan dengan dihentikannya sementara iuran fee perawatan jembatan dan jalan yang telah dibangun melalui dana swadaya dan menjadi urat nadi mobilitas.

Awalnya, iuran fee dikenakan bagi setiap mobil pengangkut sawit, dengan penetapan harga pembayaran 20 hingga 50 rupiah perkilo.

"Sudah menjadi kesepakatan musyawarah mufakat masyarakat kami di Dusun Sigambang, dan tidak ada yang merasa keberatan dengan iuran perawatan jembatan dan jalan ini. Hanya satu orang yang komplain terkait kesepakatan kami yaitu warga luar tapi punya kebun disini, dia tidak tahu bagaimana sejarah kami membangun jembatan dan jalan hingga sebagus ini," sebut salah satu Tokoh masyarakat dan juga pengurus Portal Jembatan Dusun Sigambang, Pak Nasib Suherman, saat diwawancarai awak media, kamis (3/8/2023).

Nasib menceritakan asal muasal dibangunnya jembatan tersebut hingga menjadi jembatan beton permanen dan dirasakan manfaatnya hingga sekarang.

"Dulu jembatan ini gak ada, tahun 2004 munculah sebuah gagasan untuk membentuk kegiatan swadaya oleh masyarakat, yang bertujuan untuk pembangunan, perbaikan jalan dan jembatan dengan cara memberikan iuran dana lewat pemotongan harga sawit masyarakat yang bekerja sama dengan toke sawit dan diserahkan kepada pengurus yang telah ditunjuk dalam musyawarah, dan ini tidak dipermasalahkan," jelasnya.

Perlunya hal tersebut dibentuk mengingat terisolirnya masyarakat Dusun Sigambang karena tidak memiliki akses jalan dan jembatan untuk menggarap dan mengeluarkan hasil kebun.

"Maka dibangunlah jembatan darurat berupa jembatan gantung yang dapat dilalui sepeda motor. Karena Dusun Sigambang dipisahkan oleh sungai Keritang yang lebarnya kurang lebih 50 meter," terangnya.

Seiring waktu berjalan pada tahun 2010 Masyarakat Dusun Sigambang berhasil membangun jembatan dari kayu agar dapat dilewati oleh mobil (kendaraan roda empat) dengan anggaran dana Rp350 juta.

"Muncul masalah karena jembatan dari kayu, ketika musim penghujan dan banjir sampah dan kayu terbawa arus air tersangkut pada tiang jembatan, sehingga jembatan sering mengalami kerusakan dan patah karena tidak mampu menahan beban sampah yang tersangkut dan akibatnya aktifitas warga terganggu kegiatan belajar mengajar terhenti (libur) saat itu, sungguh sangat memprihatinkan," papar Nasib.

Untuk mengatasi masalah ini, Tokoh Masyarakat dan perangkat Dusun Sigambang bersama masyarakat pemilik kebun sawit serta masyarakat yang melewati jalan dan jembatan sigambang melakukan musyawarah dan mufakat untuk membangun jembatan permanen.

"Dari hasil musyawarah tersebut diperoleh kemufakatan untuk mencari donatur yang bersedia membantu membangunkan jembatan permanen dengan cara mengangsur iuaran masyarakat selama ini, dengan harapan cicilan jembatan terpenuhi dan perbaikan jalan dapat berjalan. Dan Alhamdulillah sekarang kami rasakan manfaatnya," kata Nasib.

Nasib menyebut total dana swadaya yang habis untuk pembangunan jembatan sebesar 1,3 milyar.

"Tidak ada campur tangan pemerintah, murni swadaya. Bahkan jembatan tersebut diresmikan pemakainnya pada tanggal 8 April 2021 oleh Ketua DPRD Inhil Ferryandi, hadir juga Kepala Desa Keritang, Camat Kemuning, dan Kapolsek saat itu. Ini swadaya loh, kami mengelolahnya, sekali lagi terkait fee masyarakat kami tidak merasa keberatan. Yang keberatan itu warga mana," tegasnya.

Dipaparkannya, fee akan dibebaskan jika harga sawit turun dan tidak sesuai dengan pendapatan petani sawit.

"Ini juga sudah kami putuskan dalam rapat," paparnya.

Ia bermohon kepada pihak aparat penegak hukum, bahwa pembangunan jembatan mutlak dari jerih payah masyarakat Dusun Sigambang melalui kegiatan kutipan (iuran) swadaya masyarakat yang sekarang sedang menjalani proses pemeriksaan terkait laporan dugaan pungli (pungutan liar) yang berujung dengan pemberhentian kegiatan.

"Padahal kegiatan yang selama ini kami lakukan atas dasar persetujuan musyawarah masyarakat. Dengan kerendahan hati, kami atas nama masyarakat Dusun Sigambang memohon kepada Bapak Kapolres Inhil agar dapat kiranya memberi solusi dan jalan keluar agar perawatan jalan dan jembatan yang selama ini telah kami lakukan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab dapat berlansung. Mengingat kami masih memiliki hutang kepada donatur dan kepada sebagian masyarakat yang bersedia memberikan talangan dana untuk perbaikan jalan yang dimana-mana mengalamai kerusakan parah akibat curah hujan yang tinggi dan berkepanjangan," mohonnya.

Nasib dan warga Sigambang serta masyarakat desa tetangga bahkan akan turun melakukan aksi unjuk rasa jika fee perawatan jembatan dan jalan dihentikan.

"Sudah ada koordinasi dengan warga Desa tetangga, kami siap turun melakuan aksi unjuk rasa jika iuran fee dicabut," pungkasnya.

Seperti diutarakan salah satu petani sawit, Sunami warga desa tetangga yang bertahun-tahun melewati jembatan tersebut. Ia memprotes keras terkait fee dihentikan.

"Kalau bukan dari iuran, jembatan dan jalan disini tak akan dibangun dan dirawat. Kami sangat bersyukur. Bayangkan jika tidak dirawat, hujan sebentar saja jalan sudah berlumpur kami susah mau lewat," terang Sunami.

Senada dengan Sunami, Maryati warga Desa Sekayan seorang guru, Ia yang keseharianya melewati lokasi tersebut sangat menyayangkan jika perawatan jalan dan jembatan dihentikan.

"Kalau hujan bagaimana, siapa yang akan merawatnya. Masyarakat, anak sekolah dan petani bergantung pada jalan dan jembatan disini, siapa yang bertanggungjawab," tutur Maryati.

Dalam pemberitaan beberapa media sebelumnya, bahwa kegiatan tersebut diduga pungutan liar (Pungli), karena setiap mobil pengangkut sawit dikenakan Fee atas sawit yang mereka bawa, dengan penetapan harga pembayaran 20 hingga 50 rupiah perkilonya, untuk melalui Jembatan yang memiliki pos pungutan dan Portal tersebut.

"Setiap lewat disini, kita memang dikenakan fee mas terhadap sawit yang kita bawa, setiap kilonya dikenakan tarif 50 rupiah," ungkap salah seorang pengemudi mobil pengangkut sawit itu kepada awak media dari Riautodays.

"Untuk kwitansi dan berapa yang saya setorkan setiap lewatnya, tidak pernah dicatat seingat saya," tambahnya.

Diwaktu yang sama, saat dikonfirmasi kepada RT sekaligus tokoh Masyarakat Desa itu, ia membenarkan adanya fee tersebut.

"Dulunya desa tersebut tidak memiliki Jembatan, sehingga masyarakat melakukan swadaya menggalang dana serta kesepakatan bersama untuk pembuatan Jembatan dan perehapan Jalan di Dusun itu. Dan selama ini pemerintah tidak pernah melakukan pembangunan, tepatnya dijalan itu," jelas Pak RT saat itu.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa

Jumat, 03 Juli 2026 - 16:40:53 WIB

INHILKLIK.COM - Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, menyalurkan honorarium k.

Daerah

Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:03:55 WIB

Tembilahan – Dalam rangka memperingati Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pimpinan .

Daerah

Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:03:23 WIB

TEMBILAHAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerukan kepada masyar.

Daerah

APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang

Ahad, 24 Mei 2026 - 16:19:54 WIB

RETEH – DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Riau bersama DPK APINDO Indragiri Hilir (Inhi.

Daerah

Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:08:05 WIB

SUNGAI BATANG, - Personel Polsek Sungai Batang turun langsung ke lahan dan menanam jagung bersama.

Daerah

Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:01:40 WIB

SIAK- Dalam rangka mendukung program pemerintah Asta Cita di bidang ketahanan pangan, jajaran Pol.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network