PILIHAN
Dikira Guling, Bayi Ini Digunakan Kasiyadi Memukul Ular Masuk Rumah
![]() |
| Dikira Guling, Bayi Ini Digunakan Kasiyadi Memukul Ular Masuk Rumah. Bayi usia 40 hari itu pun meninggal dunia./Foto: http://jateng.tribunnews.com/ |
Peristiwa itu terjadi hari Selasa (30/12/2014) dinihari, saat Kasiyadi bersama anak istrinya silaturahmi menginap di rumah sang nenek (ibu dari istri Kasiyadi) di Bangunjiwo. Sedangkan Kasiyadi tinggal di Karangjati Bangunjiwo.
Bayi Novita digunakan untuk memukul ular pada Selasa dini hari (30/12) sekitar pukul 01.00. Rumah yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang terbilang sempit. Dindingnya masih terbuat dari anyaman bambu, sementara atap rumah menggunakan daun tebu kering. Tak menutup kemungkinan atap daun tersebut dijadikan sarang tikus maupun hewan lain.
Pada malam naas itu, Novita tidur di samping ayahnya hanya beralaskan karpet. Di sebelah Kasiyadi terbaring anak nomor tiga mereka yang baru saja disapih. Kemudian sang ibu yakni Sadinah (36) tidur tepat bersebelahan dengan anak ketiganya.
Sekitar pukul 01.00, sang nenek yang bernama Karyo Wiyono (60) tiba-tiba melihat ular seukuran jari tangan masuk ke dalam rumah. Karyo panik karena ular tersebut bergerak menuju arah bayi Novita yang tidur di lantai beralaskan karpet.
Ia kemudian berteriak sehingga membuat Kasiyadi terbangun. Tanpa pikir panjang, Kasiyadi langsung mengambil berbagai benda di sekitarnya untuk memukul ular tersebut.
Ia mengambil sebuah benda mirip bantal guling dengan sarung warna ping. Tak dinyana jika benda yang digunakan untuk memukul ular itu adalah putri keempatnya yang digedong saat tidur.
"Mungkin pelaku mengira anaknya yang digedong sebagai bantal guling. Sepertinya masih setengah sadar," kata Panit Reskrim Polsek Kasihan, Ipda Anar Fuadi.
Saat pukulan pertama, istri Kasiyadi langsung bangun dan mengatakan bahwa benda yang digunakan untuk memukul ular adalah denok (sebutan untuk anak perempuan). Mendengar perkataan itu, Kasiyadi langsung mengambil sandal untuk kembali memukul ular sampai hewan tersebut mati.
Novita langsung dibawa ke Puskesmas setempat oleh keluarga. Sayang, begitu tiba di Puskesmas bayi perempuan itu justru menghembuskan nafas terakhir.
Novita mengalami memar di kepala, sementara telinga bagian kirinya terus mengeluarkan darah. Jenazah bayi malang tersebut dibawa ke RSUP DR Sardjito untuk divisum. Sedangkan Polisi telah mengamankan Kasiyadi untuk diminta keterangan lebih lanjut.
"Istri korban dan neneknya itu juga kita mintai keterangan. Setelah selesai visum akan kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," papar Anar.
Kapolsek Kasihan, Kompol Suwandi mengatakan, pihaknya belum dapat menjadikan Kasiyadi tersangka dalam kasus ini. Saat ini ia masih melakukan pendalaman.
Setelah hasil visum diperoleh, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Psikolog Polda DIY untuk mengetahui kondisi kejiwaan Kasiyadi. Untuk sementara, Kasiyadi diduga melanggar pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.
"Belum kita tetapkan sebagai tersangka. Tapi pintu untuk membuka kasus ini pasal 359 KUHP karena kelalaiannya menyebabkan nyawa orang lain hilang," terang Suwandi. (*)
Source: http://jateng.tribunnews.com/
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








