Berada di Pulau Terdepan, Kepulauan Meranti Hanya Miliki 81 Dokter dari 150 Kebutuhan
INHILKLIK, - Kabupaten termuda di Riau, Kepulauan Meranti, Riau masih membutuhkan banyak tenaga dokter mampu melayani masyarakat. Saat ini, Meranti baru memiliki 81 dokter.
81 abdi negera itu, bertugas di rumah sakit dan sejumlah puskesmas. Terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, SKM, didampingi Kasubbag Kepegawaian dan Umum, Nurmadiah Damar, SKM, Kamis (1/2/2024) mengakui kabupaten termuda di Riau memang masih banyak kekurangan dokter.
"Masih banyak kekurangan dokternya baik itu dokter umum maupun dokter spesialis. Keseluruhan dokter yang ada saat ini berjumlah 81 orang sedangkan kebutuhan sekitar 150 orang,’’ ujarnya.
Dia berharap pihak-pihak terkait seperti IDI dan yang lainnya bisa menambahkan dokter spesialis untuk bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Mudah-mudahan ada dokter terutama dokter spesialis yang mau bertugas disini, karena kita memang masih banyak kekurangan dokter," harapnya.
Adapun rinciannya, untuk dokter umum PNS dan PPPK dengan jumlah yang ada 36 orang sedangkan kebutuhan 63 sehingga masih kekurangan 27 orang. Selanjutnya, untuk dokter gigi PNS dan PPPK dengan jumlah yang ada sebanyak 8 orang sedangkan kebutuhan 28 sehingga masih kekurangan 20 orang.
Kemudian, untuk dokter spesialis PNS dan PPPK dengan jumlah yang ada 7 orang sedangkan kebutuhan 59 sehingga masih kekurangan 52 orang. Sementara untuk dokter yang berasal dari non ASN (PTT, THL, WKDS), jumlah dokter umum yang ada hanya 16, dokter gigi 3 dan dokter spesialis 11 orang.
Adapun rincian untuk dokter spesialis yakni, dokter Spesialis Anak 2 (WKDS), Spesialis Bedah 2 (PNS), Spesialis OBGYN 3 (1 PNS dan 2 THL), Spesialis Penyakit Dalam 2 (1 PNS dan 1 THL). Lalu, Spesialis Anastesi 2 (1 PNS dan 1 WKDS), Spesialis Patologi Klinik 2 (PNS), Spesialis Rehab Medik 1 (PNS), Spesialis Mata 0, Spesialis Radiologi 1 (THL), Spesialis Paru 1 (THL), Spesialis Saraf 1 (THL), Spesialis THT 1 (THL).
Fahri juga meluruskan terkait kabar yang beredar bahwa adanya dokter di puskesmas yang jauh dari ibukota Selatpanjang minta pindah karena dengan alasan fasilitas perumahannya yang kurang memadai.
"Sebenarnya kita sebagai abdi negara ini harus siap ditempatkan dimana saja dalam rangka memberikan pelayan kepada masyarakat. Kalau soal fasilitas kita juga masih terus berbenah secara bertahap," pungkasnya
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
TEMBILAHAN — Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
TEMBILAHAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) memperc.
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
INHILKLIK.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan kunjugan .
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
TEMBILAHAN- PT Guntung Idamannusa (GIN), anak usaha Musim Mas Group, kembali menunjukkan komitmen.
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
KAMPAR, RIAU – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipasti.
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
Tembilahan — Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komi.
iKlik Network







