PILIHAN
Usai Membunuh, Oknum Wartawan Riau Buat Berita Korbannya Sendiri
![]() |
| Ilustrasi |
Tak hanya itu, setelah sukses menggasak uang korban Rp 300 juta, EEP kembali ke lokasi kejadian. Di sana, wartawan yang mengaku pemimpin redaksi ini memotret korbannya sendiri dan mewawancarai warga sekitar.
Kemudian, ia pergi meninggalkan lokasi dan mengunggah berita perampokan itu ke media portalnya. Berdasarkan penelusuran di website tempat bekerjanya, EEP membuat judul 'Sadis, Korban Mati Tertelungkup dengan Bersimbah Darah'.
Berita itu diunggahnya pada Senin 27 Oktober 2014 pukul 12.37 WIB. Sementara perampokan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto, EEP merupakan aktor intelektual kejahatan tersebut. Ia sudah mengintai korban selama beberapa bulan dan memetakan lokasi yang selalu dilalui Mulyono.
Sementara dua tersangka lain, MS dan AF, merupakan eksekutor. "Disamping itu, masih ada satu tersangka lain berinisial YP yang masih diburu. Dia ini juga aktor intelektual bersama EEP," jelas Robert di Mapolres Pekanbaru, Jumat (31/10/2014).
Tersangka YP, ungkap Robert, masih memegang Rp 200 juta dari hasil perampokan. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang berstatus buron, atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu.
"Kita menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 33,35 juta. Kita masih mencari barang bukti jaket korban yang berisi uang tunai ratusan juta itu. Menurut pengakuan tiga tersangka yang sudah ditangkap, YP yang membawanya," terang Robert.
"Tiga orang yang tertangkap sudah ditahan. Mereka dikenakan ke Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara," sambungnya.
Para tersangka melancarkan aksinya pada Senin lalu. Korban yang baru mengambil uang Rp 300 juta dari bank dieksekusi di Jalan Jenderal Sudirman. Korban tewas bersimbah darah di trotoar Jalan Sudirman, dengan kondisi helm terlepas. (*)
Source: Liputan6.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








