PILIHAN
Warga Riau dan Jambi Nyaris Bentrok di Perbatasan
![]() |
| Foto: Tribun Jambi |
Peristiwa nyaris rusuh ini terjadi pada Jumat (17/10) kemarin. Rusuh nyaris pecah jelang tengah malam. Yakni sekitar pukul 23.00.
Dua kelompok yang nyaris bentrok adalah warga dari Dusun Sentanu Desa Balairajo Kecamatan VII Koto Ilir. Lawannya adalah kelompok Hamidi. Warga Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu, Riau.
Kabar yang diterima Tribun, perselisihan terjadi di kilometer 32 Desa Balairajo. Penyebabnya disinyalir karena warga Desa Balairajo terpancing oleh ulah Hamidi dan rekan-rekannya.
Hamidi dan rekannya, memblokir jalan pembuatan box jalan. Hamidi mengklaim tempat itu adalah wilayah Provinsi Riau. Padahal tempat itu cukup jauh dari patok batas dan merupakan wilayah Provinsi Jambi.
"Hampir tengah malam, masyarakat Dusun Sentanu yang marah melakukan pengrusakan bangunan PAUD. Masyarakat tidak terima perlakuan Hamidi dengan sewenang-wenang membangun di wilayah Tebo," ujar Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Ridwan Hutagaol, Sabtu (18/10).
Namun pihak kepolisian cepat bergerak melakukan pencegahan. Polisi bersama puluhan personil brimob diterjunkan ke lokasi terjadinya perselisihan tersebut.
Bahkan Kapolda Jambi mengirim Karoops Polda ke lokasi. Kapolres Tebo AKBP Indra Rathana juga datang ke lokasi bersama hampir seluruh petinggi polres. Sementara Pemkab Tebo mengutus Asisten I dan II serta Camat VII Koto.
Sabtu siang kesepakatan damai pun berhasil dirumuskan. Diteken di patok batas Jambi-Riau. "Sementara selesai. Nanti akan dibahas antara Jambi dan Riau di tingkat atas," ujar Ridwan lagi.
Dikatakan Ridwan, poin pertama kesepakatan adalah jaminan dari kedua kepala desa. Baik Kades Balai Rajo maupun Kades Alim, menjamin warganya tak akan melakukan tindakan anarkis dan melawan hukum.
Pemkab Tebo dan Indragiri Hulu juga akan duduk bersama. Yakni melakukan kordinasi untuk penyelesaian permasalahan yang terjadi di kilometer 32 Desa Balai Rajo.
Poin terakhir, kedua desa akan lakukan pertemuan lanjutan di kilometer 22. Yakni untuk membahas berbagai hal terkait warga dan batas wilayah.
"Anggota Polres Tebo dan brimoh masih standby di lokasi. Sampai situasi benar-benar aman," tutupnya. (*)
Source: http://jambi.tribunnews.com/
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








