PILIHAN
Wanita Ini Janji Akhiri Hidupnya pada 1 November 2014
![]() |
| WOMENSHEALTHMAG Memiliki tumor ganas, Brittany Maynar (29) asal Amerika Serikat, berjanjai akan mengakhiri hidupnya pada 1 November 2014 dengan menegak komplikasi obat yang mematikan. |
Menikah selama satu tahun, Maynard tengah menikmati peran sebagai seorang istri, meskipun sering merasakan sakit kepala berkepanjangan. Kondisi yang mengganggu tersebut membuat Maynard mesti memeriksakan diri secepatnya. Akhirnya, hasil diagnosis menujukkan bahwa dirinya menderita jenis kanker otak agresif.
Tanpa buang-buang waktu, Maynard pun menjalani operasi pengangkatan tumor dan sukses. Walau demikian, tumor itu kembali tumbuh dan bergerak lebih agresif. Dokter mengatakan, harapan hidup Maynard tinggal enam bulan.
Sedih setelah melihat kondisi kesehatan yang semakin memburuk, Maynard pun membuat sebuah keputusan yang sangat berat, yakni berjanji akan mengakhiri hidupnya pada 1 November 2014 mendatang. Cara yang dipilih adalah kombinasi obat resep mematikan yang diperoleh secara resmi dari dokter.
Dalam video yang diunggah di YouTube, Maynard menceritakan keadaan yang diinginkannya pada detik-detik terakhir hidupnya. Tak pelak, video ini pun mengundang air mata siapa pun yang menontonnya. Maynard bicara dengan lirih bahwa, saat itu, dia ingin dikelilingi oleh suami dan anggota keluarga tercintanya.
"Aku ingin dikelilingi keluarga terdekatku. Aku akan meninggal dunia di rumah, di kamar yang kutempati bersama suamiku. Aku ingin suami dan ibu berada di sisiku. Kemudian, aku akan meninggal dunia dengan damai," ujarnya dalam video yang dibuat untuk organisasi Compassion & Choices, lembaga advokasi AS yang berfokus pada tindakan bunuh diri dengan alasan medis.
Kabar tentang kondisi yang dialami Maynard pun tersebar luas dan menuai banyak dukungan. Namun, tak sedikit yang mengecam dan memberi kritik karena menganggap keputusan itu salah dan ekstrem. Selain itu, mereka mengkhawatirkan bahwa tindakan mengakhiri hidup dengan bantuan dokter ini berpotensi untuk disalahgunakan.
Pada minggu-minggu terakhir hidupnya, Brittany tetap tabah dan berpikiran jernih. Menurut dia, pilihan yang diambilnya ini sangat penting bagi hidupnya, "Ini memberi saya kedamaian di saat-saat yang kacau, yang seharusnya diselimuti ketakutan, ketidakpastian, dan rasa sakit. Sekarang, saya bisa maju pada sisa-sisa hari saya di dunia ini. Saya menghabiskan waktu dengan bepergian menikmati alam bersama orang-orang yang saya cintai," tutur Brittany.
Di Amerika, hanya ada lima negara bagian yang mengesahkan tindakan mengakhiri hidup, yang dilakukan dengan bantuan dokter. Salah satu negara bagian tersebut adalah tempat Maynard bermukim, yaitu Oregon.
Sumber : womens health mag/Kompas
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








