• Senin, 06 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Cabuli Wanita Keterbelakangan Mental di Riau, Pelaku Malah Dibebaskan

Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2014 22:01:14 WIB
Cetak
Ilustrasi
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Tak terima pemerkosa anaknya dilepas Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polresta Pekanbaru, R mengamuk di ruang penyidik. Ia naik pitam lantaran penyidik menyebut pelaku berinisial DD tidak cukup bukti melakukan pidana. Padahal, hasil visum sudah keluar dan pelaku mengakui perbuatannya.

Terkait keputusan penyidik tersebut, R dan keluarga lainnya berniat melaporkan Kasat Reskrim Polresta ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Riau. Kasus ini juga akan dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Riau.

RM, tante korban menyebutkan, kejadian berawal sewaktu keluarganya ada yang masuk rumah sakit pada Selasa 7 Oktober lalu. Karena korban berinisial RS (30) menderita tuna graha ringan atau keterbelakangan mental, ia ditinggal bersama S di rumahnya di kawasan Tangkerang Utara, Pekanbaru.

Setibanya di rumah sakit, RM menelpon S dan menanyakan keberadaan korban. "S menjawab korban sudah tidak ada di rumah," jelas RM ditemui di Polda Riau, Selasa (14/10/2014). 

Saat dicari, terang RM, S melihat RS berada di belakang rumah menemui pelaku. "Menurut pengakuan adik saya (RS), ia ditelpon pelaku. Keduanya saling kenal setelah ada telepon salah sambung. Belum sempat dilarang S, RS diajak pelaku naik motor," kata RM.

Karena khawatir, RM dan ibu RS mencari RS. Satu jam kemudian, RS pulang dengan wajah yang terlihat trauma. "Abang itu jahat. Dia meminta membuka baju dan membuka kaki saya," ucap RM menirukan pengakuan RS.

Setelah diperiksa, RS mengalami luka lecet di kemaluan dan duburnya. Tak terima dengan perbuatan pelaku, kejadian ini dilaporkan ke Polresta pada Kamis 9 Oktober 2014.

RM dan suaminya yang juga anggota polisi memancing korban keluar pada Minggu 12 Oktober 2014. RM menyamar dan mengajak pelaku bertemu di samping sebuah hotel, tempat pelaku bekerja.

Di sana, RM mengajak pelaku naik motor dan menuju ke depan masjid di Jalan Diponegoro untuk minum jus. "Pelaku mengaku kenal dengan korban. Kami-pun mengobrol dan suami saya tetap mengikuti dari belakang," imbuh RS.

Di tempat itu, pelaku mengelus tangan RM dan berusaha merayunya. Tak lama kemudian, RM menelpon suaminya dan pelaku pun ditangkap Tim Opsnal Polresta Pekanbaru, Riau.

"Setelah diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf ke korban. Korban tidak mau dan berteriak histeris sambil mengatakan pelaku jahat," ucap RM.

Keluarga yang mendatangi pelaku marah. Tidak ingin terjadi hal yang membahayakan pelaku, pihak keluarga diminta pulang oleh penyidik.

"Besoknya, Senin (13 Oktober), pelaku menelpon dan meminta damai. Kami menolak. Setelah itu, giliran abang pelaku yang menelpon dan mengutarakan hal serupa. Kami tetap menolak," ucap RM.

Tak lama setelah itu, keluarga RM ditelpon penyidik dan menyebut pelaku sudah dibebaskan karena tidak cukup bukti.

Menurut penyidik, keputusan membebaskan pelaku sudah disetujui Kasat Reskrim Polresta Kompol Hariwiawan Harun.

"Kemudian kami datang ke sana dan menanyakan pembebasan pelaku. Penyidik menyebut pembebasan itu demi menjaga nama baik hotel dan pekerjaan pelaku," terang RM.

Mendengar alasan itu, keluarga mengamuk. Bukannya menenangkan pihak keluarga, penyidik malah mencaci maki ibu RS. Suami RS yang juga polisi tidak dapat berbuat apa-apa.

"Ini sudah keputusan organisasimu (Polri). Jadi jangan membantah," kata RS menirukan ungkapan penyidik ke suaminya.

Hasil Visum
Atas kejadian ini, pihak keluarga merasa tidak senang. Mereka kecewa dengan penyidik  karena membebaskan pelaku.

"Padahal, hasil visum sudah ada. Disebutkan ada luka lecet di bagian kemaluan dan dubur adik saya. Pelaku juga mengakui perbuatannya. Terus bukti apalagi yang diinginkan Polresta?" sesal RM.

Kapolresta Pekanbaru AKBP Robert saat dikonfirmasi mengaku kaget dengan pembebasan itu. "Laporan Kasat Reskrim belum saya terima, soalnya saya masih di Jakarta," kata dia Selasa 14 Oktober 2014.

Robert meminta pihak RS yang tidak terima dengan pembebasan itu melapor ke Propam Polresta atau Polda Riau. "Kalau keluarga tidak menerima dan merasa janggal, sebaiknya lapor ke Propam," saran Robert.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Hariwiawan Harun dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. "Bukan dibebaskan begitu saja, pelaku wajib lapor," kata dia.

Menurut Hari, pelepasan pelaku karena penyidik tidak menemukan dua alat bukti cukup. "Bukti tindak pidananya belum mencukupi," tegas Hari. (*)


Source: Liputan6.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network